Sorot

Apartemen Modern Siap Melengkapi Kawasan Industri Jababeka

Kompas.com - 24/09/2017, 07:38 WIB

 
KompasProperti - Kawasan Kota Jababeka, sejak 1989, terus berkembang hingga kini memiliki total luas wilayah mencapai 5.600 hektare. Luasnya wilayah tersebut menjadikan kawasan Kota Jababeka sebagai salah satu yang terluas di Asia Tenggara.

Sebagai pionir kawasan industri swasta di Indonesia, perkembangan kawasan industri Jababeka tak lepas dari semakin lengkapnya infrastruktur di sekitar Kota Jababeka.

Saat ini, tercatat 1.650 perusahaan multinasional dari 30 negara menjadi tenant di kawasan industri Jababeka di Cikarang, Bekasi. Serta 730 ribu pekerja dan 10 ribu ekspatriat di area tersebut.

Dinamisnya perkembangan di kawasan industri tersebut, tak lepas dari semakin terbukanya akses dari dan menuju ke kawasan tersebut.

Baca: Di Jantung Cikarang, KRL pun Berlabuh

Saat ini, Cikarang hanya terpaut 35 kilometer dari Jakarta, atau dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Cikarang juga memiliki keunggulan, karena dekat dengan Bandara Halim Perdana Kusuma, Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Sementara itu, rencana pembangunan infrastruktur Pelabuhan Patimban di Subang dan Bandara Kertajati di Majelengka, Jawa Barat, akan mempercepat pengembangan kawasan industri di daerah Cikarang (Bekasi), Karawang, dan sekitarnya.

Kedua infrastruktur strategis itu juga akan terkoneksi dengan akses jalan tol, selain diakses melalui dua pintu tol, yakni KM 31 Cikarang Barat dan KM 34,7 Cibatu.

Kepadatan Tol Cikampek - Suasana kepadatan arus lalu lintas jalan tol Cikampek di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat, Senin (17/7/2017). Keberlangsungan tiga proyek sekaligus di ruas tol tersebut, yaitu proyek LRT, pengembangan tol susun Cikampek dan kereta cepat mengakibatkan arus lalu lintas semakin padat. Masyarakat pengguna tol Cikampek dihimbau untuk menggunakan transportasi umum atau menggunakan jalan arteri sebagai jalur alternatif agar tidak terjebak dalam kemacetan.KOMPAS/RIZA FATHONI Kepadatan Tol Cikampek - Suasana kepadatan arus lalu lintas jalan tol Cikampek di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat, Senin (17/7/2017). Keberlangsungan tiga proyek sekaligus di ruas tol tersebut, yaitu proyek LRT, pengembangan tol susun Cikampek dan kereta cepat mengakibatkan arus lalu lintas semakin padat. Masyarakat pengguna tol Cikampek dihimbau untuk menggunakan transportasi umum atau menggunakan jalan arteri sebagai jalur alternatif agar tidak terjebak dalam kemacetan.

Kota Jababeka juga sangat dekat dengan dua stasiun kereta api yang nantinya akan dilintasi Commuter Line yakni Stasiun Lemahabang dan Stasiun Cikarang.

Bahkan, Stasiun Cikarang nantinya akan menjadi hub untuk kereta-kereta dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bandung.

Kawasan itu menjadi semakin stategis dengan adanya rencana pembukaan pintu tol KM 29 menuju Kota Jababeka.

Hal ini langsung dimanfaatkan oleh Lippo Group untuk membangun Kota Meikarta yang berlokasi di ujung timur Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Mega proyek terbaru Lippo Group seluas 500 hektar dibangun dekat kawasan industri Cikarang, Jawa Barat.

Foto udara kawasan Central Park di kawasan Kota Baru Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/9/2017). Kawasan yang bersebelahan langsung dengan tol Jakarta-CIkampek ini, telah membangun central park, yakni sebuah taman terbuka hijau seluas 100 hektar. Taman ini memiliki berbagai tanaman, lengkap dengan kebun binatang mini hingga jogging track.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Foto udara kawasan Central Park di kawasan Kota Baru Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (4/9/2017). Kawasan yang bersebelahan langsung dengan tol Jakarta-CIkampek ini, telah membangun central park, yakni sebuah taman terbuka hijau seluas 100 hektar. Taman ini memiliki berbagai tanaman, lengkap dengan kebun binatang mini hingga jogging track.

Pada tahap pertama ini, di Meikarta akan dibangun total 200 ribu unit apartemen yang siap diserahterimakan pada akhir 2018.

Tipenya berbeda-beda, mulai dari tipe Amerika, Eropa dan Asia Selain membangun apartemen, berbagai fasilitas lengkap dihadirkan dalam kota baru Meikarta.

Mulai dari shopping mall, rumah sakit, pusat keuangan nasional,  hotel bintang 5, perpustakaan, sekolah dari SD hingga Universitas berstandar internasional akan ada di Meikarta

Ilustrasi apartemenThinkstock Ilustrasi apartemen

Presiden Meikarta Ketut Budi Wijaya mengatakan, Meikarta dibangun sebagai kota modern yang akan menjadi contoh semua fasilitas perkotaan yang sudah terkenal di negara maju, seperti di New York.

“Semua gedung akan terhubung, sehingga tak perlu lalu lalang di jalan, dan akan dipisahkan jalanan untuk orang dan kendaraan," katanya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau