Sorot

Pusat Kuliner Baru Ada di Cikarang

Kompas.com - 28/09/2017, 08:05 WIB

KompasProperti - Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang terkenal kaya rempah. Kelezatan kuliner yang khas bisa menjadikan daerah asalnya terkenal.

Sebut saja Tengkleng, masakan khas Solo yang berbahan dasar daging kambing. Makanan ini hampir mirip dengan gulai kambing, tetapi kuahnya lebih encer.

Ada juga Gudeg makanan khas Yogyakarta yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan dan aneka bumbu.

Indonesia juga kaya akan soto. Berbagai daerah memiliki soto yang berbeda-beda. Seperti, Coto Makassar, Soto Betawi, Soto Kudus.

Soto daging sapi Pak Marto di Yogyakarta.Kompas.com/Silvita Agmasari Soto daging sapi Pak Marto di Yogyakarta.

Semua makanan khas Indonesia yang terkenal di daerahnya bahkan sampai ke daerah lain, bakal bisa ditemui di kota baru Meikarta, Cikarang, Jawa Barat.

Baca: Kemudahan Hidup di Kota Baru Meikarta

Kota mandiri Meikarta yang dekat dengan kawasan industri Cikarang bakal menjadi salah satu tujuan para pecinta kuliner nusantara.

Presiden Meikarta Ketut Budi Wijaya mengatakan, kota yang dibangun Lippo Group tersebut menawarkan fasilitas yang lengkap. Selain itu, kota akan memiliki jalur pedestrian yang luas dan nyaman. Jalur pejalan kaki itu akan dilengkapi dengan kafe dan restoran yang menyediakan aneka kuliner khas Indonesia.

Meikarta juga memiliki Central Park, sebuah taman terbuka hijau seluas 100 hektar, telah dibangun di kawasan Meikarta. Ruang terbuka hijau ini dilengkapi danau seluas 25 hektar yang dapat menampung 300 ribu meter kubik air.

Sebagai pusat kegiatan bersosialisasi masyarakat yang tinggal di Meikarta, daerah di sekitar taman yang luas tersebut nantinya muncul banyak rumah makan. Saat ini, warga yang berekreasi ke ruang terbuka hijau itu bisa menikmati aneka makanan yang dijual dengan food truck.

Puluhan food truck menyediakan aneka panganan bagi pengunjung Central Park Meikarta di Cikarang, Jawa Barat. Makanan yang dijajakan mulai dari Rp 15.000/porsi.KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Puluhan food truck menyediakan aneka panganan bagi pengunjung Central Park Meikarta di Cikarang, Jawa Barat. Makanan yang dijajakan mulai dari Rp 15.000/porsi.

Aroma aneka makanan menyebar dari belasan food truck yang berjajar di sekitar taman kota itu. Harga panganan yang ditawarkan mulai dari Rp 15.000 per porsi.

Para pedagang menyediakan kursi-kursi dan meja bagi para pembeli. Jadi, Anda bisa menikmati makanan dengan santai sambil menikmati langit sore.

Dengan adanya sejumlah pusat kuliner, kota mandiri Meikarta di Cikarang memang bisa menjadi surga baru bagi para pecinta kuliner.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau