Advertorial

Mengajari Robot agar Pintar Layani Pelanggan

Kompas.com - 03/10/2017, 11:30 WIB

Era digital mengawali banyak perubahan, dan perubahan teranyar saat ini adalah banyak perusahaan yang mulai mengadopsi teknologi chatbot untuk melayani para pelanggan. Menariknya lagi, perusahaan bisa membuat robot ini menjadi lebih pintar sehingga mampu melayani pelanggan dengan lebih baik.

Untuk itu, Senior Vice President PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Martinus Robert Winata menggunakan teknologi NLP (Natural Language Program) agar chatbot miliknya mampu berbicara dengan bahasa sehari-hari orang Indonesia.

Seperti diketahui, BCA mengadopsi teknologi chatbot pada asisten virtual miliknya bernama Vira. Teknologi dengan basis kecerdasan buatan (artificial intelligent) ini memang luwes dan responsif dalam menanggapi kebutuhan pelanggan.

Meski demikian, karena perbankan adalah salah satu sektor bisnis yang padat aturan (highly regulated), maka tiap langkah perusahaan harus sesuai aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator.

Oleh karenanya, inovasi lanjutan untuk Vira berupa cek mutasi yang sifatnya pribadi dan rahasia akan mendapat perlakuan berbeda. BCA pun mencari jalan tengah agar fitur yang dapat memberikan kemudahan pada nasabah itu bisa diterapkan.

"Nasabah BCA yang menggunakan Vira harus melakukan registrasi dulu sebelumnya. Ini untuk memastikan data-data nasabah memang benar. Ini juga perlu untuk menjaga keamanan nasabah," sebut Robert ketika berbicara di Social Media Week 2017.

Sejak diluncurkan tahun lalu, Robert bilang, Vira mendapat respons positif dari nasabah BCA. Saat ini, sudah ada lebih dari 500 ribu nasabah yang menggunakannya. Ke depan, pengembangan dan keamanan akan menjadi salah satu prioritas bagi Vira.

“Selanjutnya kami akan mengembangkan fitur mutasi rekening untuk Vira dengan terus memperhatikan faktor-faktor keamanan dan prinsip know your costumers (KYC)," pungkasnya.

Sumber: smart-money.co

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau