Advertorial

Inovasi dan Kreativitas Berbasis Digital Jadi Fokus Utama Indonesia Knowledge Forum VI

Kompas.com - 03/10/2017, 19:00 WIB

Melalui BCA Learning Service, PT. Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar Indonesia Knowledge Forum (IKF) untuk keenam kalinya. Forum ini merupakan bagian dari komitmen BCA dalam upaya mendukung dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. 

Mengangkat tema "Elevating Creativity & Innovation Through Digital Collaboration", IKF VI menghadirkan 23 pembicara ternama dari dalam maupun luar negeri. Para pembicara tersebut akan berbagi pengalaman dan pemikiran masing-masing dalam mengembangkan dunia bisnis berbasis digital. 

Komisaris BCA Cyrillus Harinowo mengungkapkan, IKF VI menjadi wadah yang menawarkan solusi berupa pengetahuan bagi para pelaku bisnis dalam menyusun strategi digital untuk organisasinya. Hal itu diutarakan Cyrillus saat menyampaikan kata sambutan pada acara pembukaan IKF VI di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, pada Selasa (3/10/2017). 

"IKF VI 2017 ini diharapkan mampu menjadi wadah berbagi inspirasi seputar bisnis ekonomi digital demi kemajuan dunia usaha dan masyarakat Indonesia," ujar Cyrillus. 

Menurut Cyrillus, ajang yang berlangsung selama dua hari berturut-turut ini juga ditujukan untuk mengamati industri startup yang belakangan ini berkembang sangat pesat. Oleh karena itu, acara ini diadakan guna memfasilitasi pertukaran ide, inovasi, dan kreativitas dalam memanfaatkan teknologi yang tidak hanya sekadar canggih, tetapi juga berguna untuk berbagai kegiatan wirausaha. 

"Ini juga bagian upaya BCA memberikan nilai tambah bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui oembelajaran yang memadai dari narasumber mumpuni dari pengetahuan dan pengalaman," tutur Cyrillus. 

Selain itu, Cyrillus mengungkapkan bahwa bisnis startup mulai menggeser bisnis tradisional. Jika tidak mampu meningkatkan daya saing, maka suatu perusahaan akan gulung tikar cepat atau lambat. Hal itulah yang menjadi latar belakang tema IKF tahun ini. 

Cyrillus juga berharap, forum ini bisa memberikan gambaran peta perekonomian Indonesia di masa depan bagi seluruh kalangan pelaku bisnis, mulai dari investor, birokrat, hingga akademisi. Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang turut hadir pada hari pertama IKF VI tidak lupa mengapresiasi kegiatan IKF VI sebagai salah satu dari sekian banyak upaya BCA dalam membantu mendorong pertumbuhan ekononomi Indonesia. 

Rudiantara menilai bahwa BCA konsisten dalam mendorong literasi ekonomi digital kepada masyarakat, khususnya para nasabah dan pelaku bisnis. Ia berharap, ke depannya BCA mampu menjangkau literasi secara digital untuk memperkuat relasi antara bank dan nasabah. 

"BCA senantiasa membuat masyarakat kita lebih punya knowledge. Kehadiran saya di sini adalah apresiasi saya," kata Rudiantara.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau