Advertorial

BCA Syariah dan BCA Life Adakan Kerja Sama dengan Dirjen Dukcapil

Kompas.com - 05/10/2017, 14:37 WIB

Tren digitalisasi telah memotong berbagai proses birokrasi yang berbelit-belit. Oleh sebab itu, integrasi diperlukan dari berbagai pihak sebagai upaya untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi. Seperti halnya kerja sama yang dilakukan oleh BCA Syariah dan BCA Life dengan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian dalam Negeri di Jakarta, pada Kamis (28/9/2017).

Dukcapil memberikan akses digital kepada BCA Syariah dan BCA Life untuk melihat data kependudukan secara lebih akurat. Melalui data yang tertera di KTP Elektronik, perbankan dapat memvalidasi keakuratan data yang dimiliki oleh konsumennya. Dengan begitu, diharapkan proses bisnis bisa berjalan secara lebih tertib, terukur dan dapat diawasi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Presiden Direktur BCA Syariah  John Kosasih menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah yang sangat baik. Program nasional yang digerakkan oleh Dukcapil dalam mewujudkan single identity di Indonesia dapat mengurangi risiko fraud dari sisi bisnis dan pencegahan tindak kriminal lainnya.

“Dengan adanya single indetity ini maka BCA Syariah dalam melakukan penyaluran pembiayaan bisa memeriksa jangan sampai ada informasi ganda. Kita bisa cocokkan, dan pada akhirnya mengurangi risiko yang muncul akibat penggunaan data identitas yang tidak akurat,” tutur John.

Dari sisi konsumen, tambah John, kerja sama yang dilakukan ini berdampak positif pada pembukaan rekening yang menjadi lebih efisien dari segi waktu. Bank bisa langsung memproses permohonan karena keakuratan data lebih terjamin dibandingkan dengan pengecekan secara tradisional.

Untuk membantu program nasional ini, BCA Syariah akan berkomitmen untuk mendorong masyarakat merekam datanya terlebih dahulu. Jika yang bersangkutan belum memiliki KTP elektronik, surat keterangan yang diperoleh dari Pemda setempat bisa dijadikan dasar untuk melakukan pembukaan rekening.

Yannes Chandra selaku Direktur BCA Life yang juga hadir dalam kesempatan ini menjelaskan bahwa data-data yang dapat diakses hanya bersifat administratif, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) nama, alamat, tempat tanggal lahir, dan status. Data-data yang berkaitan dengan privasi dan keamanan para nasabah tidak diperbolehkan untuk diakses.

“BCA Life menjadi asuransi pertama yang mendapatkan rekomendasi untuk mengikuti kerja sama ini. Oleh sebab itu, proses pendaftaran asuransi pada kami menjadi lebih cepat. Sebelumnya, akses data hanya berdasarkan fisik saja, fotokopi KTP untuk validasi dan cek. Oleh sebab itu, risiko terjadinya fraud cukup besar,” kata Yannes.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau