Advertorial

Kita Bersaudara, Mari Bersatu Membangun Negeri!

Kompas.com - 07/10/2017, 15:43 WIB

Berdasarkan data dari JETRO (Japan External Trade Organization) tahun 2014 bahwa jumlah perusahaan Jepang yang terdaftar di Indonesia ada 1.496 perusahaan, Untuk itu terbentuklah IKAPEKSI INDONESIA yang kepanjangannya adalah Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia. Salah satu tujuannya adalah menjadi wadah dan menjadi jembatan penghubung antar alumni dan perusahaan Jepang.

Melalui IKAPEKSI, bagi para Alumni yang ingin bekerja di perusahaan Jepang, bisa mendapatkan informasi penting tentang peluang kerja di perusahaan Jepang. Bagi yang ingin menjadi pengusaha, bisa mendapatkan informasi tentang jenis-jenis usaha yang cocok sesuai kemampuan alumni dan sesuai kebutuhan perusahaan Jepang. Bagi alumni yang ingin Joint Operation ataupun kerjasama dengan para alumni lainnya pun bisa didapatkan di IKAPEKSI.

Dan bagi perusahaan Jepang, akan mendapatkan berbagai informasi dari IKAPEKSI tentang apa saja yang diperlukan, karena IKAPEKSI merupakan sumber informasi yang dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan. Perusahaan Jepang akan dengan mudah bekerja sama dengan anggota IKAPEKSI karena anggota IKAPEKSI adalah para alumni yang memang sudah mendapatkan pendidikan selama 3 tahun di Jepang, bahkan ada yang melanjutkan belajar dan bekerja di perusahaan Jepang yang ada di Indonesia.

Perkembangan yang pesat dari Organisasi IKAPEKSI INDONESIA ditandai dengan berdirinya DPD di berbagai Provinsi, DPD Jepang, DPD Osaka, dan juga DPC di tingkat kabupaten.

Pada hari Minggu, 08 Oktober 2017 IKAPEKSI INDONESIA akan mengadakan Reuni Akbar Alumni Magang Jepang ke-2 yang merupakan temu kangen dengan teman seangkatan, kohai, senpai, sacho dan para sensei. Didalamnya juga disertai agenda Business Matching, Sharing Bisnis dan Networking. Selain itu ada juga Job Fair, Motivasi dan Pelatihan Kewirausahaan dan Inspirasi Bisnis di Hotel Grand Karawang Indah dan Hotel Amaris.

Juga diramaikan dengan adanya Bazar Aneka Produk yang diikuti oleh Anggota IKAPEKSI INDONESIA yang sudah sukses dalam mendirikan usaha.Untuk hiburan para peserta reuni ada doorprize berupa tiket pulang pergi ke Jepang untuk 2 orang, serta hadiah lainnya.

Reuni Akbar Alumni Magang Jepang ke-2 ini juga direncanakan akan dihadiri oleh Presiden RI, Menteri Tenaga Kerja, Gubernur dari beberapa provinsi dan para Bupati serta pejabat lainnya. Dari Jepang juga hadir mantan Perdana Menteri Jepang, beserta CEO IM Japan dan para pejabat lainnya.

Kemeriahan ini tak lepas dari suksesnya Reuni Alumni Magang Jepang yang sudah dilaksanakan sebelumnya, kita optimis dengan bersatunya para alumni magang Jepang akan membuat Indonesia semakin maju dan sentosa. Informasi lebih lanjut cek www.ikapeksiindonesia.org atau email ke admin@ikapeksiindonesia.org . (Adv)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau