Advertorial

Pakai SUV Siap Diajak Kemana Saja

Kompas.com - 10/10/2017, 18:00 WIB

Jakarta, KompasOtomotif - Secara desain dan konsep mobil Sport Utility Vehicle (SUV) sudah banyak mengalami perkembangan. Tampilan kotak yang dulu sudah terlihat pada pilar A mulai bergeser menjadi lebih landai.

Evolusi desain SUV bukan hanya karena perkembangan teknologi, tapi juga dampak perubahan selera masyarakat. Terutama bagi kalangan "urban people", yang mengidamkan sebuah SUV "stylish" tanpa menghilangkan kemampuannya sebagai mobil petualang.

Styling Design Section C&A Planning and Design Department Product Planning and Development Division Toyota Astra Motor (TAM) Akbar Juniarto, menjelaskan pada dasarnya perubahan SUV terjadi karena ada "demand" dari masyarakat.

"Awalnya dari Eropa, lalu berlanjut ke Jepang. Tapi saat ini lebih berkembang desain-desain SUV dari Jepang karena memang marketnya lebih besar dan arahnya lebih ke konsep stylish," ucap Akbar kepada KompasOtomotif beberapa waktu lalu.

Lantas seperti apa sebenarnya pandangan SUV di mata pecinta dan penggunanya. Aditya Febrian Setyawan dari salah satu pengguna Rush menjelaskan, SUV harus indentik dengan mobil yang kuat.

"Bukan hanya soal desain, tapi juga mengenai ketangguhannya. SUV itu buat saya seperti mobil koboi, ready di pakai kemana saja tanpa harus mikir dua kali. Salah satu yang bikin saya pilih Rush Ultimo karena itu, mobilnya nyaman di pakai harian dan enak digunakan bersama keluarga atau komunitas untuk perjalanan jauh. Jadi lebih ke soal rasa," kata Adit kepada KompasOtomotif.

Hal tersebut juga disampaikan Saladin Bonaparta salah satu pengguna Toyota Fortuner. Menurut pria yang akrab disapa Sata, pakai SUV itu punya pride tersendiri. 

"Punya ground clearance tinggi, siap dipakai ke mana saja baik jalan mulus atau rusak. Apalagi saat ini SUV makin beragam, ada pilihan yang muat tujuh penumpang tapi karakternya masih tangguh. Pakai SUV itu lebih percaya diri," kata Sata.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau