Advertorial

Beberapa Hal yang Harus Dihindari Saat Memutuskan Beli Rumah

Kompas.com - 12/10/2017, 15:00 WIB
- -

Memiliki rumah sendiri merupakan impian setiap pasangan muda. Meski tidak mudah, upaya untuk mewujudkannya harus dilakukan. Misalnya dengan mulai menabung sedikit demi sedikit untuk membayar uang muka, atau memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Nah, jika sudah mantap untuk membeli rumah, coba untuk hindari hal-hal berikut agar rumah yang dipilih sesuai dengan kebutuhan.

Tidak percaya pada tenaga profesional

Saat membeli rumah pertama pengetahuan Anda mengenai properti dan pasar properti masih sangat minim. Banyak istilah teknis yang membingungkan, selain itu waktu rasanya tersita untuk survei rumah ke berbagai lokasi.

Saat ini sudah banyak perusahaan broker yang bisa membantu Anda mencari rumah idaman. Oleh karena itu, jangan lagi skeptis atau segan menggunakan jasa mereka. Membeli rumah pertama adalah keputusan terpenting dalam hidup. Jangan sampai Anda salah pilih dan menyesal.

Membeli rumah dengan harga terlalu mahal

Adam Contos, co-CEO sebuah perusahaan real estate asal Amerika Serikat, mengatakan bahwa kunci utama membeli rumah pertama adalah memperhitungkan kemampuan diri sendiri. Jangan gegabah memilih rumah. Meski sangat cocok di hati, tetapi jika harganya terlalu mahal, Anda akan repot sendiri. Coba perhitungkan kemampuan angsuran bulanan Anda berdasarkan pendapatan dan kebutuhan rutin.

Hanya mempertimbangkan lokasi dan harga

Rumah yang Anda pilih akan sangat mempengaruhi kehidupan Anda di masa mendatang. Oleh karena itu selain mempertimbangkan lokasi dan harga saat ini, coba pertimbangkan nilai-nilai lebih apa yang bisa diberikan rumah di masa depan. Misal bagaimana prospek kenaikan harga dan nilai rumah di masa depan. Kemudian juga pertimbangkan akan berkembang seperti apa lokasi tempat rumah berada.

Terlalu ngotot beli rumah

Harga properti terus meningkat, jadi pantas jika banyak yang berpikir untuk beli rumah sesegera mungkin, atau beli rumah sekarang sehingga dapat menjadi sarana investasi di masa depan. Namun, jika secara finansial Anda belum cukup siap, jangan terlalu ngotot dan ikut arus.

Jika saat ini Anda masih harus menahan diri untuk membeli rumah, lakukanlah. Jangan terlalu gegabah dan ingin buru-buru. Saat kondisi keuangan lebih baik dan Anda benar-benar siap membayar uang muka lebih besar agar cicilan dan jangka waktu pendanaan lebih cepat, baru putuskan untuk ambil KPR.

Berhitunglah dengan cermat. Bila tidak, membeli rumah bisa menjadi mimpi buruk dan akan berakibat fatal bagi manajemen keuangan.