Advertorial

Kuasai Seni dan Prinsip Mengelola Uang Ini Jika Ingin Merdeka Secara Finansial

Kompas.com - 12/10/2017, 17:00 WIB

Uang memang bukan segalanya, namun banyak hal butuh uang. Karena peran penting ini, Anda pun dituntut untuk bisa mengelola uang dengan baik. Sebab, teolog John Wesley pernah berkata, bijak mengatur uang akan membuat hidup seimbang.

Karena itu, sepanjang kamu memiliki prinsip yang benar dan seimbang soal pengelolaan uang, kamu pasti akan bahagia. Lalu bagaimana caranya? Perencana keuangan Tung Desem Waringin memberikan empat prinsipnya.

Kembangkan pola pikir yang benar

Utang adalah musuh kesehatan keuangan. Jika Anda mulai menyepelekannya dan menganggap bahwa berutang kecil di beberapa tempat adalah hal lumrah, Anda akan memiliki kecenderungan untuk terus menambah utang.

Sebaliknya, bila Anda menabung dan berinvestasi di beberapa tempat, meski sedikit, Anda seperti memiliki banyak tabungan. Jadi, ingat, lebih baik menghindari utang dan mulai berinvestasi dan menabung.

Cari tahu posisi dan tujuan hidup

Beberapa orang tak tahu seberapa banyak utang mereka. Atau, menyadari kekayaan bersih mereka positif atau negatif. Tung Desem Waringin memberi penyederhanaan. Ketika ingin pergi ke suatu tempat, Anda pasti memiliki titik awal dan tahu alamatnya.

Atau setidaknya, cara untuk pergi ke sana. Apa yang terjadi bila Anda sama sekali tidak tahu sedang ada dimana dan tujuannya? Tentu, tak ada seorangpun bisa menolong sehingga semua orang bisa saja memberi arah yang sembarangan. Jadi, cari tahu tujuan hidup Anda dan di mana posisi Anda saat ini.

Mencari bantuan

Dalam keuangan, bila kamu merasa sulit untuk melakukan pengaturan, mintalah bantuan. Pertimbangkan untuk pergi ke konsultan keuangan untuk membantumu mengatur dan menyusun prioritas anggaran. Atau sekedar minta masukan dari teman yang jago soal keuangan. Ingat, orang sukses selalu punya mentor yang siap memberi masukan dan bantuan.

Kendalikan diri

Ingin beli barang tapi tak mampu membelinya? Kemudian langsung terpikir menambah utang? Bila hal itu terpikir, Anda punya masalah pada pengendalian diri. Tahan desakan tersebut.

Anda harus bisa mengendalikan hidup dan bertanggung jawab atas semua tindakan Anda. Demikian, secara tidak langsung, Anda akan semakin bijak menghadapi permasalahan hidup.

Kebebasan secara finansial bisa menjadi salah satu metode pencarian diri. Salah satunya membebaskan diri dari utang. Hal itu bisa Anda lakukan. Hal terpenting, Anda disiplin dan pandai menentukan prioritas.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau