Advertorial

Kisah Kolektor Mobil Mainan yang Mengubah Hobi Jadi Investasi

Kompas.com - 17/10/2017, 19:41 WIB

Memiliki profesi yang sesuai dengan hobi merupakan impian setiap orang. Ada suatu kepuasan tersendiri ketika hal yang kita sukai tidak hanya mendapatkan apresiasi berupa pengakuan, tetapi juga materi. Hal itulah yang dirasakan Kemas Julius Michwan selaku Ketua Komunitas Tomoci.

Komunitas Tomoci terbentuk atas dasar kesamaan hobi dan minat terhadap replika kendaraan (diecast), khususnya roda empat. Selama 16 tahun berdiri, Tomoci rutin mengadakan acara swap and meet, yaitu sebuah kegiatan jual beli atau barter diecast yang diperuntukkan bagi para anggota.

Diecast itu lebih dari sekadar hobi, tetapi sebuah investasi. Seperti umumnya investasi, kita harus memerhatikan efek jangka panjangnya. Apakah 10 sampai 20 tahun ke depan apa yang kita sukai ini masih memiliki value? Kalau iya, kita tak perlu ragu untuk berkiprah di dalamnya,” kata Kemas ketika mengisi sesi tanya jawab dalam konferensi pers Indonesia Diescast Expo (IDE) 2017 di D’Cost VIP, Jakarta, Rabu (11/10/17) lalu.

Hanya dalam kurun waktu tiga tahun, lanjut Kemas, diecast telah mengalami perkembangan yang sangat pesat di Indonesia. Jumlah peminat diecast telah melampaui sejumlah negara lain di Asia Tenggara. Itulah kenapa salah satu produsen diecast ternama, Hot Wheels, membangun pabriknya di Cikarang.

Mengenai harga, Kemas pun mengatakan bahwa semakin langka diecast yang dimiliki, maka harganya pun semakin mahal. Tidak tanggung-tanggung, harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Selain itu,  para penggemar diecast, yang biasa disebut diecaster, juga bisa mendapatkan keuntungan dengan mengikuti berbagai lomba yang diadakan oleh komunitas di berbagai daerah.

“Kita sering mengadakan lomba diecast race. Dalam lomba itu, peserta tidak sekadar mendorong mobilnya saja. Akan tetapi, ada persiapan panjang yang perlu dilakukan seperti tune-up mobil agar dapat melaju dengan cepat. Jadi, bukan asal dorong lalu menang. Tidak sesederhana itu,” ujar Kemas.

Kisah lain datang dari Ari Aswin yang telah bekecimpung sebagai penjual diecast selama lima tahun. Pada tahun pertama, ia membuka toko diecast secara online. Namun, dikarenakan ada banyak permintaan dari pelanggan agar membuat toko fisik, Ari memutuskan untuk membangun toko tersebut.

“Toko saya berkonsep complete store. Jadi diecast yang ditawarkan beragam, mulai dari yang harga Rp 20.000 hingga Rp 6.000.000 ke atas. Pelanggan pun bukan hanya berasal dari Indonesia saja, tetapi juga dari mancanegara seperti Jerman dan Amerika. Ini adalah bisnis masa depan,” kata Ari.

Dalam kurun waktu lima tahun, Ari telah mampu membuka toko cabang di Bandung. Ia melihat bahwa ke depannya diecast bukan hanya sekadar barang untuk dikoleksi secara pribadi, melainkan menjadi hadiah atau suvenir.

- -

IDE 2017 sendiri akan digelar di Balai Kartini pada 28-29 Oktober 2017 mendatang. Acara tersebut merupakan salah satu upaya dalam mengembangkan industri diecast di Indonesia.

Selain menjadi wadah untuk menjalin silaturahmi dan memperluas jaringan antar sesama diecaster, acara ini diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Sebab, banyak diecaster asal luar negeri yang terpukau saat menghadiri acara pameran dan melihat koleksi para diecaster Indonesia.

IDE 2017 akan mengusung tema “Muscle Power”. Sesuai judul tema, akan ada diecast roda empat bertenaga besar yang akan memenuhi area pameran. Ada tiga kompetisi rutin seperti race competition, custom competition, dan photo competition. Selain itu, diorama akan menjadi sesi yang paling ditunggu-tunggu.

Tidak hanya itu saja, PT Bank Central Asia tbk. (BCA) yang menjadi sponsor utama IDE 2017 akan memberikan berbagai promo menarik. Salah satu di antaranya adalah potongan harga sebesar Rp 10.000 untuk pembelian tiket masuk (on the spot) bagi para pengguna Sakuku atau Tahapan Xpresi BCA.

Bagi yang belum memiliki aplikasi Sakuku, bisa mengunduh aplikasi ini di Android PlayStore atau Apple AppStore di ponsel pintar Anda.

Anda juga berkesempatan untuk mendapatkan tiket gratis dengan mengunduh aplikasi VIRA melalui Line Messenger. Setelah itu, Anda akan ditantang untuk menyelesaikan permainan acak kata. Jangan khawatir kehabisan tiket, karena BCA menyediakan 2.000 tiket gratis untuk dimenangkan.

Nah, jika ingin berpartisipasi dalam kompetisi race, pastikanAnda menggunakan kartu Flazz dari BCA. Anda hanya dikenakan biaya pendaftaran Rp10 ribu tiap 1 mobil diecast menggunakan Flazz. Jika Anda mendaftarkan 10 mobil diecast menggunakan Flazz, Anda bisa mendapatkan potongan biaya Rp20 ribu dan berlaku kelipatan.

Potongan harga 10 persen akan diberikan bagi Anda yang membeli merchandise resmi IDE 2017 dengan Sakuku  dan Tahapan Xpresi. Anda juga bisa membeli kartu Flazz edisi spesial bernuansa IDE 2017.

Seru, bukan? Jadi, pastikan Anda menjadi bagian dari kemeriahan IDE 2017. Tunjukkan bahwa Anda adalah seorang diecaster sejati!

Informasi lebih lanjut mengenai IDE 2017 dapat diperoleh di sini

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau