Advertorial

Membangun Ekonomi Digital Indonesia di Communic Indonesia dan Broadcast Indonesia 2017

Kompas.com - 19/10/2017, 16:08 WIB

Perkembangan bidang ekonomi digital di Indonesia semakin terlihat melalui pemanfaatannya baik dalam bidang bisnis maupun pengguna akhir. Perkembangan tersebut menjadi potensi sekaligus tantangan yang perlu dihadapi di masa depan. 

Oleh karena itu, Pamerindo Indonesia kembali menggelar Communic Indonesia 2017 and Broadcast Indonesia 2017 pada tanggal 25-27 Oktober 2017 mendatang di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.

Presiden Direktur PT Pamerindo Indonesia, Ben Wong mengungkapkan bahwa perhelatan kegiatan ini ditujukan untuk mendukung roadmap e-commerce yang dikeluarkan pemerintah dalam menargetkan lahirnya 1.000 startup teknologi baru. Selain itu ajang ini juga bentuk dukungan komitmen Indonesia untuk menjadi negara terbesar di ASEAN dalam bidang ekonomi digital pada tahun 2020.

"Pameran ini akan mendatangkan lebih dari 200 perusahaan dari 27 negara. Pameran ini targetnya mampu menarik 6.000 pengunjung. Kita selenggarakan untuk jadikan platform pagi pelaku industri untuk saling bertukar informasi terkait dunia ekonomi digital," ujar Wong dalam konferensi pers di Hotel Century Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Selain itu, Wong menjelaskan topik-topik yang dibicarakan mulai dari komunikasi, kecerdasan buatan, bigdata, augmented reality, penyiaran, hingga keamanan siber. Acara ini akan diisi oleh 300 delegasi dan para pembicara dari berbagai lembaga mulai dari Matahari Mall, Mandiri, Telkomsel, kata.ai, hingga Irdeto. 

"Kita akan menampilkan 31 sesi inovatif yang juga bisa dimanfaatkan sebagai pemberi solusi ke komunitas dan pelaku bisnis digital," lanjut Wong. Adapun dari sekian banyak produk yang akan di pajang antara lain tower, cloud services, fiber optik, infrastrujtur jaringan, hingga teknologi nirkabel.

Sementara itu Kepala Bidang Kebijakan Strategis Mastel Indonesia, Teguh Prasetya menjelaskan acara ini menjadi komitmen Mastel memajukan industri teknologi komunikasi dan informasi yang ada di Indonesia.

Teguh berharap, acara ini semakin memperluas jaringan bagi komunikasi informasi dan penyiaran serta industri aplikasi. "Kita merasa tidak bisa sendiri jadi harus berkolaborasi dengan seluruh stakeholders. Mastel di tahun ini mengusung tema Digital Economy Summits untuk user dan industri," ujarnya.

Teguh juga berharap acara konferensi ini nantinya bisa memberikan sumbangsih bagi pemerintah Indonesia dalam mengembangkan roadmap ekonomi digital Indonesia ke depannya.

Sementara itu Dirjen Aplikasi dan Informatika Menkominfo, Samuel Abrijani menyatakan pemerintah melalui Kemenkominfo mendukung acara ini karena mampu menjadi sarana masukan bagi pemerintah untuk melakukan transformasi ekonomi digital di Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau