Advertorial

Ini Dua Pekerjaan yang Punya Prospek Cerah di Indonesia

Kompas.com - 19/10/2017, 17:00 WIB

Mencari pekerjaan adalah hal pertama yang banyak dilakukan orang setelah lulus kuliah. Namun sebaiknya pilihlah pekerjaan pertama Anda dengan bijak, karena pekerjaan pertama sering menjadi awal penentu kesuksesan.

Buat Anda yang sudah lulus bingung mencari pekerjaan pertama, Menteri ESDM Ignasius Jonan berpendapat bahwa saat ini pekerjaan-pekerjaan yang masih ada hubungannya dengan teknologi akan memiliki peluang cemerlang.

"Pekerjaan terkait arsitek teknologi informatika, dan pekerjaan yang terkait kreativitas," sebutnya.

Kedua pekerjaan itu, menurut Jonan memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang di Indonesia. Jonan juga memberikan kiat untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan.

“Selalu lakukan aktualisasi diri, eksplorasi, perbarui kemampuan serta keterampilan diri,” ujarnya.

Bagi Jonan digitalisasi adalah hal wajib bagi semua pihak, termasuk kamu yang masih muda dan memiliki banyak kesempatan dalam karier.

"Kalian kuliah lima tahun. Setelah lulus, apa yang kalian pelajari dari buku sudah ketinggalan zaman. Karenanya, kalian harus terus mengikuti perkembangan dan apa yang sedang terjadi saat ini," kata Jonan berbicara di BCA Indonesia Knowledge Forum 2017.

Selama lima tahun, teknologi sudah berkembang jauh. Karena itu, Jonan mengingatkan, bila kamu tak mau memperbarui kemampuan dan keterampilan, kamu bisa tergilas perkembangan zaman.

Sumber: smart-money.co

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau