Advertorial

IKF VI Menginspirasi Inovasi dan Kreativitas Ekonomi Berbasis Digital

Kompas.com - 20/10/2017, 17:33 WIB

Pergelaran Indonesia Knowledge Forum (IKF) VI secara konsisten mendapat antusiasme para peserta dari tahun ke tahun. Bertemakan “Elevating Creativity & Innovation Through Digital Collaboration”, ajang tahunan yang berlangsung selama dua hari tersebut diwarnai pertukaran ide antar peserta dari beragam kalangan, yaitu para eksekutif, profesional, bahkan masyarakat umum.

Berkomitmen menginspirasi setiap pelaku bisnis yang membutuhkan strategi digital, IKF VI  dilengkapi serangkaian expo dan exhibition yang diikuti oleh 35 start up dan penyedia pengetahuan teknologi terpilih. Diperkaya pula dengan kehadiran 24 pembicara yang kompeten di bidangnya, baik dari dalam maupun luar negeri. 

Dengan tetap berfokus pada tema besar “Moving Our Nation to the Next Level”, IKF VI diharapkan mampu mewadahi inspirasi seputar ekonomi digital demi kemajuan dunia usaha dan masyarakat Indonesia.

Hadir untuk membuka IKF VI di Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara, Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Djohan Emir Setijoso, Komisaris BCA sekaligus pembina BCA Learning Service Cyrillus Harinowo, beserta jajaran manajemen dan direksi BCA.

Pada hari pertama gelaran IKF VI, seminar “Peta Perekonomian di Era Digital” menghadirkan narasumber yang sudah tak asing di telinga kita, yakni Ekonom Faisal Basri. Kemudian dilanjutkan seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber mumpuni. Antara lain Partner dan Presiden Direktur Indonesia McKinsey & Company Philia Wibowo, Celebrity Investor Ashraf Sinclair, dan Founding Partner of Kejora Group Sebastian Togelang.

“Kami mencermati perkembangan start up belakangan ini sangat pesat. Melalui gelaran IKF VI ini, kami ingin memfasilitasi pertukaran ide, inovasi, dan kreativitas dalam memanfaatkan perkembangan teknologi terkini untuk menjadi entrepreneur. Event ini juga menjadi bagian upaya kami melalui BCA Learning Service untuk memberikan nilai tambah bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran dari narasumber-narasumber berkualitas dari sisi pengetahuan dan pengalaman,” tutur Cyrillus.

Pada hari kedua penyelenggaraan sekaligus penutup, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Ignasius Jonan menyampaikan inspiring closing speech. Ia menuturkan pentingnya teknologi informasi dalam mendorong efisiensi pengelolaan sumber daya energi.

“Di Kementerian ESDM, kami mewujudkannya dengan penggunaan aplikasi ESDM One Map Indonesia, di mana aplikasi tersebut mengintegrasikan semua data terkait sektor ESDM. Hasilnya, data antar ditjen singkron sehingga mudah untuk menjadikannya sebagai acuan pengambilan kebijakan. Kehadiran ESDM One Map Indonesia juga membuat masyarakat bebas mengakses data di dalamnya untuk berbagai kepentingan,” ungkap Jonan.

- -

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja, yang didampingi jajaran direksi BCA, menyerahkan plakat apresiasi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Ignasius Jonan  usai memberikan inspiring closing speech dalam ajang Indonesia Knowledge Forum VI di Jakarta, Rabu (04/10/2017). (Dok. BCA)

Selain itu, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja dalam conclusion remarks-nya menyampaikan keutamaan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memajukan ekonomi digital yang inklusif di Indonesia.

“Indonesia memiliki potensi besar menciptakan kesejahteraan melalui ekonomi digital. Kolaborasi di antara seluruh pemangku kepentingan di antaranya pemerintah, perbankan, dan pelaku start up sangat diperlukan sebagai fasilitator terwujudnya inklusi keuangan dan ekonomi digital di Indonesia,” ujar Jahja.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau