Advertorial

Pilih SUV atau MPV?

Kompas.com - 30/10/2017, 18:56 WIB

Jakarta, KompasOtomotif – Beberapa tahun terakhir, produsen mobil memberikan pilihan lebih banyak untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen. Misalnya, Rush yang makin variatif dengan pilihan kursi 7-penumpang. Padahal, Toyota juga punya Avanza untuk mengakomodasi keluarga besar.

Dua pilihan itu kerap bikin bingung, karena sama-sama mampu mengangkut 7-penumpang. Tapi jika diurut, sebenarnya ada beda karakter dari keduanya. Kini tinggal Anda menyesuaikan dengan kebutuhan atau keinginan khusus.

Misalnya, mulailah dari tampilan. Rush punya karakter yang sporty, gagah, khas SUV dengan ground clearance tinggi. Sedangkan Avanza menghadirkan nuansa elegan dan sporty. Dari karakter desain, keduanya memang punya ciri khas masing-masing.

Setelah itu, coba bandingkan kemampuan. Secara alami, SUV seperti Rush akan tangguh di jalanan dengan kontur perbukitan dan jalanan rusak, karena disokong dengan pelek serta ban yang lebih besar. Tapi sebaliknya, Avanza akan memberikan kenyamanan khas MPV dengan sokongan suspensinya.

Perlu diingat, SUV murni dibangun di atas kerangka truk ringan, dan di Indonesia sering disebut "Jip". Dari sini, kokohnya Rush sudah terasa. Ini tentu berkebalikan dengan MPV yang mengakomodasi kenyamanan penumpang.

Sebenarnya ada kemampuan yang hampir sama antara keduanya saat menanjak, karena PT Toyota Astra Motor (TAM) membekali dua model yang lahir dari keluarga berbeda ini dengan penggerak roda belakang.

Mesin sama-sama berkapasitas 1.500 cc, Rush tipe IL4 16V DOHC, VVT-i. Sementara Avanza IL, 4 Cylinder, 16 V, DOHC, namun sudah menganut pengaturan buka tutup katup Dual VVT-i. Ada juga pilihan 1.300 cc buat yang ingin lebih irit.

Harga tipe terendah G M/T untuk Rush mencapai Rp 239,9 juta. Sedangkan tipe terendah Avanza 1.3 E M/T Rp 190,45 juta. Tipe termahal Rush adalah TRD Sportivo Ultimo dengan banderol Rp 267,85 juta. Sedangkan Avanza tipe tertinggi 1.5 Veloz A/T Rp 238,8 juta.

Pilih mana? Sesuaikan dengan beberapa kondisi di atas, termasuk bujet yang tersedia

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau