Adverotrial

Rush dengan Desain SUV Sejati

Kompas.com - 02/11/2017, 16:38 WIB

Jakarta, KompasOtomotif - Toyota Rush sudah cukup memiliki nama besar di Indonesia. Hampir semua penggunanya yang tergabung dalam komunitas mengatakan memilih Rush lantaran desain yang melambangkan SUV sejati.

Contoh seperti Roffaly pengguna Rush TRD Sportivo Ultimo lansiran 2016. Dia mengatakan memilih Rush lantaran kental dengan aura jip dengan siluet kotak yang masih dipertahankan serta "konde" di bagian pintu belakang.

"Body dan desainnya jip, tapi tampilannya dibuat lebih modern. Jadi cocok buat di dalam kota kalau kerja dan jalan-jalan ke luar kota sama teman dan keluarga," ucap Roffaly kepada KompasOtomotif.

Meski sudah mengalami beberapa perubahan sejak pertama "mengaspal" pada 2006, namun Toyota selalu mempertahankan gen SUV sejati pada Rush. Pengembangan yang dilakukan juga untuk mengakomodir kebutuhan pengguna di Tanah Air, wajar bila Rush selalu menjadi pilihan utama di segemen SUV medium.

Menurut Rofally, sejak pertama menggunakan Rush dirinya sudah banyak melakukan perjalanan jauh, bahkan sampai lintas pulau. Selama pemakaian itu pula, Rofally mengaku belum ada keluhan terkait performa dan kemampuan Rush untuk menjelajah.

"Paling jauh itu ke Palembang sama komunitas, tapi saya juga sering pakai bolak balik ke Yogyakarta sama keluarga. Masih aman saja, belum ada kendala apa-apa sampai saat ini," ucap wiraswasta yang memiliki tiga orang anak ini.

Bukan hanya desain, Rofally juga mengaku pede menggunakan Rush karena memiliki kaki-kaki yang tangguh. Selain berani menerabas medan tak beraspal, penumpang di dalam kabin juga tetap dibuat nyaman. 

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau