Advertorial

BPJS Ketenagakerjaan Mengedukasi Mahasiswa tentang Pentingnya Jaminan Sosial

Kompas.com - 09/11/2017, 15:20 WIB

Menjelang usianya yang ke-40 tahun, BPJS Ketenagakerjaan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial. Edukasi ini dilakukan dengan cara mengadakan kuliah umum di 49 Universitas di Seluruh Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian BPJS Ketenagakerjaan di bidang pendidikan dan langsung melibatkan jajaran direksi dan dewan pengawas. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat mengenal lebih awal tentang penyelenggaraan jaminan sosial beserta program dan manfaatnya.

Pelaksanaannya sendiri dimulai di Universitas Diponegoro, Semarang.

Dengan tema "40 Menit Mengajar", jajaran direksi, dewas, dan pejabat level satu BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan kuliah mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan selama 40 menit.

"Kami sebagai badan publik di bawah presiden memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan termasuk mahasiswa yang nantinya akan memasuki dunia kerja. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa mempunyai bekal tentang jaminan sosial sejak usia dini.", tutur Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam kuliah umum yang dilaksanakan Kamis (9/11/2017) di ruang serba guna Rektorat Universitas Riau, Pekanbaru ini  menghadirkan Sumarjono Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJS Ketenagakerjaan sebagai pengajarnya. Kegiatan ini akan dilanjutkan di beberapa Universitas lain di seluruh Indonesia sampai dengan akhir Desember 2017.

"Acara ini sangat efektif dilaksanakan, terbukti dengan antusiasme mahasiswa dalam mengikuti kuliah umum ini. Hal ini diharapkan dapat membekas di benak mahasiswa dan bisa diaplikasikan di dunia kerja nantinya." Tutur Sumarjono, seusai selesai mengajar.

Pada kegiatan ini, para pengajar memberi paparan seputar peranan program JHT, JKM, JKK, dan JP dalam menyokong perekonomian bangsa melalui perlindungan pekerja dari berbagai risiko sosial dan ekonomi.

"Kami berharap kegiatan ini akan dapat terus dilaksanakan tahun-tahun berikutnya dengan tujuan mengedukasi sebanyak-banyaknya mahasiswa akan pentingnya jaminan sosial." tutup Sumarjono.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau