Advertorial

Apakah Kamu Sudah Dewasa dalam Mengatur Keuangan? Coba Cek di Sini

Kompas.com - 13/11/2017, 17:00 WIB

Mengatur keuangan sama seperti mengatur pola makan. Salah satu manfaatnya adalah meningkatkan kebahagiaan hidup, karena melalui pengaturan keuangan yang matang, hidup akan lebih terencana dan bahagia.

Namun dewasa secara umur bukan berarti dewasa secara finansial. Sering kali, orang-orang dewasa justru menunjukkan perilaku kekanak-kanakan dalam hal keuangan. Cek parameter ini untuk mengetahui tingkat kedewasaanmu.

Belanja tanpa perhitungan

Uang seperti permainan. Bila benar memainkannya, kamu akan mendapat kesenangan. Sebaliknya, kamu bisa terjebak bila tidak bijak.

Belanja secara impulsif

Bila kamu sering membeli sesuatu secara impulsif, ini menandakan bahwa kamu terjebak strategi pemasaran. Kendalikan diri sendiri dan pikirkan ulang. Apakah kamu benar-benar butuh barang tersebut?

Meminjam uang dari teman dan keluarga untuk kebutuhan sehari-hari

Apakah tiap bulan kamu meminjam uang untuk makan atau kebutuhan sehari-hari? Bila itu yang terjadi, kamu belum dewasa secara keuangan. Atur lagi pendapatan bulanan dan pengeluaranmu. Sudah pasti ada yang salah dalam caramu mengatur keuangan.

Terlalu banyak memiliki rekening perbankan atau kartu kredit

Memiliki beberapa rekening memang tidak salah. Sering kali, hal itu justru bermanfaat untuk mengatur pendapatan. Ada rekening untuk gaji dan pengeluaran bulanan dan rekening tabungan.

Namun, terlalu banyak juga tidak perlu. Kamu justru akan kehilangan uang karena harus membayar biaya administrasi atau biaya tahunan untuk kartu kredit.

Telat membayar tagihan

Bagaimana cicilanmu? Apakah sudah terbayar lunas sebelum tenggat waktu? Bila belum, kamu juga perlu mengatur ulang keuanganmu. Sebaiknya, sisihkan pendapatan untuk cicilan di awal bulan, bukan di akhir bulan.

Membiarkan orangtua membayar semua tagihan

Apakah kamu membiarkan orangtuamu membayar tagihan asuransi atau kartu kredit? Bila ini yang terjadi, kamu masih anak-anak dalam hal keuangan. Atur kembali uangmu!

Mendapat telepon dari penagih

Apakah kamu selalu mengangkat teleponmu atau justru membiarkan teleponmu mati karena merasa dikejar-kejar penagih? Ini juga menjadi tanda kamu belum dewasa dalam hal keuangan. Atur kembali keuanganmu!

Coba atur keuanganmu menggunakan Tahapan Xpresi dan Tahapan Berjangka dari BCA.

Sumber: smart-money.co

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau