Advertorial

Ini yang Dilakukan Calon Debitur Sebelum Ajukan Pinjaman Menurut Survei Google

Kompas.com - 20/11/2017, 17:00 WIB
- -

Meminjam uang ke bank bisa menjadi solusi untuk kebutuhan dana yang mendesak dan darurat. Berbagai produk dan fasilitas juga dirancang perbankan untuk memberikan solusi bagi nasabahnya.

Meskipun demikian, tak semua orang mantap melangkah ke bank untuk mengajukan pinjaman. Faktanya, mesin pencari Google masih menjadi pilihan utama untuk menggali informasi dan rujukan tentang ini.

Google telah melakukan survei pada Februari-April 2017 lalu kepada 501 orang penggunanya yang akan mengajukan kredit. Salah satu temuan menarik yang terungkap adalah mayoritas responden mengambil pinjaman uang untuk menikah atau melahirkan.

Menurut Analis Industri Google Bidang Keuangan, Yudhistira Adi Nugroho, masyarakat Indonesia masih banyak yang belum tahu harus mencari informasi apa dan dari mana. Sebanyak 70 persen responden diketahui mencari informasi dari internet sebelum mengajukan pinjaman. Bahkan 83 persen diantaranya tidak memiliki informasi tentang cara megajukan kartu kredit atau pinjaman pribadi.

Meskipun informasi secara offline juga dikumpulkan, namun secara online Google masih menjadi andalan mereka. Kedua informasi yang didapat secara offline dan online kemudian digabungkan untuk menemukan pilihan terbaik. "Setidaknya, separuh responden mengaku mencari informasi untuk membantu menyaring pilihan dan menemukan fitur terbaik,” kata Yudhistira.

Kurangnya informasi yang dimiliki membuat para calon debitur sangat cermat dalam memilih. Informasi yang didapatkan masih harus dicerna sebelum mengambil keputusan. Rata-rata mereka membutuhkan waktu 26 hari sejak mencari informasi hingga akhirnya positif mengambil pinjaman ke bank.

Namun, proses pencarian informasi itu belum usai sekalipun pinjaman telah diambil. berdasarkan survei yang sama, Google mendapati bahwa masyarakat Indonesia tetap mencari tahu pendapat orang lain tentang produk yang mereka ambil dengan membaca berbagai ulasan. Sebanyak 72 persen dari responden membuat ulasan dan rekomendasi online, sementara 74 persen melanjutkan risetnya setelah mengambil pinjaman.

Selain hasil di atas, terungkap pula bahwa sumber informasi utama masyarakat untuk mengajukan pinjaman berasal dari kantor cabang perbankan. Sementara laman dan komentar di internet menjadi sumber informasi sekunder. Rekomendasi teman atau keluarga menjadi pelengkapnya.

Namun, mereka masih merasa laman internet resmi perbankan kurang informatif. Survei Google pun merangkum 11 pertanyaan umum yang paling ditanyakan oleh masyarakat. Di antaranya adalah pertanyaan soal kredit terbaik, fasilitas kredit terbaik, dan bunga kredit terendah. Tak ketinggalan pula pertanyaan tentang syarat untuk pengajuan serta promosi yang sedang berlangsung.