Kilas

Pilkades Tentukan Kesejahteraan Rakyat Desa

Kompas.com - 31/10/2017, 20:05 WIB

KOMPAS.com - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang berkualitas, aman, dan tentram mesti diawali dengan para penyelenggara Pilkades yang dapat memahami aturan dan filosofi Pilkades, sehingga keputusan yang diambil akan sesuai dengan keilmuan yang dimiliki dan payung hukum yang berlaku.

"Jika pengetahuan yang dimiliki para penyelenggara terbatas maka masyarakat akan kurang percaya terhadap pelaksanaan Pilkades," kata Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum saat membuka kegiatan Pembekalan Persiapan Pilkades Serentak 2017 di Hotel Santika Kota Tasikmalaya, Selasa (14/9/2017).

Menurut dia, proses pilkades adalah proses penting dari suksesi jabatan kepala desa yang harus berjalan sukses dengan tidak adanya ekses.

”Keberhasilan Pilkades ditandai dengan kedewasaan berpolitik masyarakat dimana peran aktif mereka akan menghasilkan pemimpin di tingkat desa yang demokratis dan berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luberjurdil)," katanya.

Pemilihan Kepala Desa merupakan momentum untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan konsolidasi demokrasi masyarakat. Pilkades berperan penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah desa sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kepala Desa terpilih diharapkan menjadi figur pimpinan pemerintahan desa yang peka terhadap segala sesuatu yang terjadi di masyarakat untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang adil, makmur dan sejahtera,“ katanya.

Pemilihan Kepala Desa, Bupati Uu melanjutkan, dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan politik.

Dengan demikian, masyarakat dapat memahami dan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam suatu sistem politik ideal, yang hendak dibangun dan menyadarkan masyarakat akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara untuk ikut menentukan jalannya kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (PMDPAKB) Kabupaten Tasikmalaya Wawan R. Efendy mengatakan, Pilkades di wilayah Kabupaten Tasikmalaya akan dilaksanakan pada November 2017 diikuti oleh 67 Desa di 35 Kecamatan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau