Advertorial

Inilah Kebiasaan Baik yang Meningkatkan Kesabaran Diri di Tempat Kerja

Kompas.com - 21/11/2017, 17:00 WIB

Pekerjaan yang bertubi-tubi, rekan kerja yang tidak koperatif, dan tenggat waktu yang terus memburu adalah bagian pahit dari pekerjaan. Tak jarang hal ini pun membuat seseorang tergesa-gesa dalam menyelesaikan pekerjaan. Padahal cara itu bisa menyebabkan pekerjaan tidak selesai dengan sempurna.

Kesabaran adalah kunci untuk menghadapi situasi itu. Jika segala sesuatu dihadapi dengan kesabaran dan kepala dingin, pekerjaan pun bisa selesai dengan lebih baik. Nah, berikut adalah beberapa cara sederhana yang bisa meningkatkan kesabaran dan pengendalian diri.

Untuk melatih kesabaran, mulailah dengan bersabar terhadap diri sendiri dengan cara menunggu. Tak perlu menunggu orang lain, tahanlah diri Anda dan tunggu beberapa saat setiap kali melakukan sesuatu. Misalnya, tunggulah sepuluh menit sebelum menikmati kopi Anda setiap kali selesai makan.

Selain menunggu, mulailah singkirkan hal-hal tak penting yang hanya membuang waktu. Pekerjaan yang sudah ada tak perlu lagi ditambah dengan kegiatan tak bermanfaat, misalnya membuka media sosial. Selain membuang waktu, kegiatan sia-sia itu juga bisa menambah stres. Sebagai permulaan, kurangi durasi melakukannya, lalu terus tingkatkan kuantitasnya dari waktu ke waktu.

Selama mengubah perilaku ini, jangan lupa untuk melacak setiap pekerjaan Anda. Multitasking mungkin terdengar masuk akal, tetapi mengerjakan banyak hal sekaligus bisa memicu stres. Buatlah daftar hal-hal yang harus dilakukan, lalu hapus kegiatan yang tidak bermanfaat. Dengan demikian, Anda bisa memprioritaskan pekerjaan yang benar-benar penting.

Terakhir, satu hal paling mudah yang bisa dilakukan setiap kali merasa terburu-buru atau terdesak adalah dengan menarik napas panjang. Aliran oksigen akan membuat tubuh lebih rileks sehingga kesabaran pun akan kembali. Jika cara ini dirasa kurang berhasil, cobalah berjalan kaki untuk menyegarkan pikiran.

Jika menerapkan cara-cara ini, tak hanya kesehatan tubuh dan mental yang terjaga. Hubungan dengan rekan kerja pun akan tetap harmonis berkat kesabaran Anda yang menunjukkan kedewasaan saat berada di keadaan terdesak. Tak hanya itu, kesabaran ini juga bisa membantu Anda lebih fokus dalam menyelesaikan pekerjaan. (adv)

 Sumber : smart-money.co

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau