Advertorial

Tips Tingkatkan Produktivitas ala Pimpinan Bisnis Dunia

Kompas.com - 21/11/2017, 19:00 WIB

Kesuksesan Microsoft, Facebook, dan istana bisnis Warren Buffett memang menjadi inspirasi banyak orang. Apalagi setelah terungkap bahwa jalan mereka tak selalu berjalan mulus. Berbagai kegagalan dan penolakan telah mereka alami sebelum akhirnya sampai di titik saat ini. Namun, siapa sangka rahasia sukses mereka ternyata sederhana dan bisa dilakukan oleh semua orang.

Produktivitas dan konsistensi adalah kunci dari kesuksesan bisnis yang kini telah menjelma menjadi raksasa itu. Tak perlu melakukan langkah ekstrem, ternyata kesuksesan mereka berangkat dari cara sederhana yang mereka lakukan sehari-hari.

Komunikasi yang jelas dan baik adalah resep untuk meningkatkan produktivitas dalam setiap kegiatan. Bill Gates, sang pendiri Microsoft dikenal selalu berkomunikasi dengan jelas dan lugas. Ia mampu memanfaat surat elektronik untuk berkomunikasi dengan efektif, mengatur jadwal, dan membuat prioritas kegiatannya.

Berbeda dengan Bill Gates, pendiri Facebook Mark Zuckerberg diketahui membuat hari-harinya lebih maksimal dengan menyusun jadwal harian yang sederhana dan efisien. Contohnya soal pakaian, ia tak mau menyia-nyiakan waktu dengan memilih pakaian, karenanya, ia memiliki banyak kaus abu-abu dan celana denim yang sama untuk dipakai sehari-hari. Dengan meyederhanakan hal kecil, maka waktunya bisa digunakan untuk melakukan hal yang lebih penting.

Satu lagi teladan yang bisa diambil dari keluarga Microsoft berasal dari CEO-nya, Satya Nadella. Ia dikenal seringkali menggunakan video conference untuk melakukan rapat jarak jauh atau menggunakan virtual reality dalam bekerja. Pemanfaatan teknologi ini bisa dilakukan agar multitasking bisa dihindari.

Sebuah studi menyebutkan, multitasking tidak akan membuat seseorang menjadi pintar, justru malah mengurangi kemampuannya untuk fokus. Selain itu, energi saat bekerja pun lebih cepat habis.

Sebaliknya, selalu fokus mengerjakan satu per satu prioritas pekerjaan. Warren Buffet pun mengajarkan agar setiap orang membuat 25 tujuan terpenting dalam hidupnya. Tujuan itu meliputi karir, proyek harian, dan kegiatan mingguan.

Dari daftar itu, buatlah skala prioritas dan evaluasi rutin. Dengan melakukannya, produktifitas bisa terus meningkat dan terus mengarah ke tujuan utama dalam hidup. (Adv)

 Sumber : smart-money.co

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau