PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabahnya termasuk dalam meningkatkan kualitas teknologi informasi. Komitmen ini diwujudkan dengan diraihnya sertifikasi ISO perihal Service Management System yang diterima oleh unit kerja IT Service Management yakni ISO 20000-1:2011 dari PT Intertek Utama Service.
ISO 20000-1:2011 adalah standar internasional pertama untuk manajemen layanan teknologi informasi (ITSM, IT, Service Management). Standar ini didasari dan ditujukan untuk menggantikan British Standards BS 15000. Standar ini pertama kali dipublikasikan pada Desember 2005 dan seperti pendahulunya, BS 15000, awalnya dikembangkan untuk menggambarkan pedoman praktik terbaik yang terdapat dalam rangkaian kerja ITIL (Information Technology Infrastructure Library) walaupun standar ini juga mendukung kerangka kerja dan pendekatan ITSM lainnya.
Sertifikat ISO diterima langsung oleh Wakil Presiden Direktur BCA Armand Wahyudi Hartono dan Senior Executive Vice President IT BCA Hermawan Thendean yang diserahkan oleh Country Managing Director PT Intertek Utama Service Jose Richard Gamo dan Direktur Utama PT Lemti Unindo Inovasi Muhammad Hadi Cahyono bertempat di Menara BCA pada Jumat (17/11/2017).
"BCA secara berkesinambungan melakukan berbagai langkah dan berupaya dalam meningkatkan kapasitas sistem teknologi informasi. Hal tersebut semata-mata untuk mengembangkan jaringan distribusi yang lebih canggih serta melayani transaksi yang terus meningkat dan kebutuhan usaha yang terus berkembang serta semakin kompleks. Hal itulah yang mendorong BCA senantiasa terus meningkatkan layanan melalui proses sertifikasi standar kerja untuk dapat diakui secara internasional. Kami pun bersyukur atas kerja keras seluruh tim, maka kami mendapatkan pengakuan melalui sertifikat ISO yang kesekian kalinya," ujar Armand.
-Lebih lanjut Armand menjelaskan tim IT Service Management memiliki fungsi yang cukup vital, yakni menangani pengelolaan operasional manajemen teknologi informasi dan menyelaraskan layanan IT dengan kebutuhan pengguna. Mengingat fungsinya yang vital, maka BCA mengajukan sertifikasi dari lembaga yang berkompeten di bidangnya untuk menilai kualitas layanan dari unit kerja IT Service Management.
Dengan diraihnya ISO tersebut diharapkan akan meningkatkan kepercayaan nasabah dalam jaminam kualitas proses layanan, peningkatan produktivitas, motivasi moral dan kinerja karyawan, peningkatan efisiensi, dan lain-lain.
"Sertifikasi yang kami lakukan merupakan upaya peningkatan tata kelola teknologi informasi agar kami dapat mendukung dan meningkatkan layanan kepada berbagai unit kerja BCA. Hal ini tentunya akan bermuara pada peningkatan mutu dan kelancaran kepada nasabah pada umumnya," tutur Armand.