Advertorial

Aneh Tapi Nyata, Ada “Salju Abadi” di Kota Gurun Pasir

Kompas.com - 29/11/2017, 10:40 WIB

Apa yang ada di benak Anda saat membayangkan suasana kota Dubai? Hampir semua orang pasti menjawab cuaca panas terik dan padang pasir.

Hal yang sama juga ada dalam pikiran Harry Fawandra dan Muatir Muhammad Husen Ennur, dua pria asal Samarinda dan Pekanbaru yang kala itu menjalankan misi rahasia untuk “menaklukkan” kota Dubai. Saat menginjakkan kaki di sana, keduanya percaya diri beraktivitas mengenakan pakaian ala musim panas lengkap dengan kacamata hitam untuk melindungi mata dari silaunya sinar matahari.

Secara geografis, kota yang berada di kawasan timur tengah ini memang  dipenuhi gurun pasir dan cuaca panas di siang hari, yang suhunya bisa mencapai 45 derajat Celcius. Namun, begitu terkejutnya Harry dan Muatir ketika ditantang menjalankan sebuah aktivitas di sebuah tempat di Dubai yang cuaca dan suasananya berbeda 180 derajat dari yang mereka bayangkan.

Sesampainya di tempat yang dimaksud, Harry dan Muatir langsung merasakan perubahan cuaca yang ekstrem. Keringat yang tadinya bercucuran karena cuaca terik di luar berhenti perlahan. Begitu herannya mereka, bahwa yang mereka pandang saat itu adalah gundukan salju.

Meski itu merupakan gundukan salju buatan yang terletak di dalam Mall Dubai, tetapi penampilan dan suasananya seperti betul-betul berada di lereng pegunungan es. Suhu di dalam ruangan itu begitu dingin, sungguh berbeda dengan suhu Dubai di luar.

“Selamat datang di Ski Dubai,” ujar juri Boldxperience, Ganindra Bimo, yang menantang Harry dan Muatir memecahkan misi rahasianya. Di Ski Dubai ini, kedua pria tersebut mesti menjalankan misi bernama “Snow on Sahara”, di mana mereka harus beradu cepat dalam ski downhill. Peserta yang tercepat dan berhasil mengibarkan bendera di garis finish adalah pemenangnya.

Sadar masih mengenakan pakaian musim panas yang agak tipis, kedua pria ini pun bergegas mengganti pakaiannya dengan kostum ski beserta perlengkapannya. Tak lama berselang, mereka langsung menyelesaikan tantangan yang diberikan.

- -

Petualangan Harry dan Muatir tak sampai di situ. Di hari berikutnya, mereka masih harus kedinginan karena ditantang untuk berenang bersama hiu di Dubai Aquarium dan Under Water Zoo yang terletak di Mall Dubai. Untuk menjadi pemenang, dua pria ini harus menaklukkan rasa takut dan mulai menyelam ke dalam laut berisi hiu. Siapa yang berenang paling dekat dengan hiu akan mendapat poin tertinggi.

- -

Penasaran, sebenarnya apa yang ingin dicapai oleh kedua pria tersebut? Harry dan Muatir merupakan “agen” yang dipilih oleh LA Bold untuk memecahkan misi rahasia Boldxperience Mission: Dubai. Misinya adalah untuk melawan rasa takut dalam diri, meninggalkan zona nyaman, dan berani mengeksplorasi berbagai hal dengan berbekal ketangkasan berpikir dan konsentrasi.

Tahun ini, aktivitas menantang tersebut dilaksanakan di Dubai. Selain ditantang bermain ski dan berenang bersama hiu, dua peserta ini juga mengekplorasi kawasan eksotis di Dubai lainnya, antara lain Burj Khalifa dan Desert Safari.

Ingin tahun cerita lengkap bagaimana Harry dan Muatir bisa menyelesaikan aktivitas seru nan menantang selama di Dubai? Tonton pengalaman mereka di sini

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau