Advertorial

Mau Sehat Hingga Hari Tua? Yuk, Adopsi Kebiasaan Baik Ini!

Kompas.com - 30/11/2017, 21:27 WIB

Setiap orang pastinya punya keinginan untuk panjang umur, tetap sehat dan aktif sampai hari tua. Berkeluarga, hingga dapat melihat pertumbuhan anak cucu adalah momen berharga bagi kebanyakan orang.

Keinginan tersebut sangat mungkin untuk diwujudkan oleh siapa saja, meskipun kehidupan masyarakat modern masa kini penuh dengan beragam tantangan kesehatan seperti polusi, kehidupan yang sibuk, serba cepat, dan instan.

Meski saat ini kamu masih berada di usia produktif dan bisa melakukan apa saja yang diinginkan, kamu sebaiknya mulai berpikir jauh ke depan. Tingkatkan kepedulian akan kesehatan tubuh saat ini hingga masa tua nanti dengan mengadopsi kebiasaan-kebiasaan positif berikut.

1. Rutin berolahraga

Miliki kehidupan yang aktif dengan membiasakan diri berolahraga setiap hari. Olahraga dapat membantu menjaga kebugaran tubuh, menekan stres, dan tentunya memperbaiki metabolisme tubuh. Sediakan waktu setidaknya 30 menit sehari untuk berolahraga. Tidak perlu olahraga yang sulit, mulai dulu dari yang sederhana seperti jalan cepat atau lari pagi.

2. Menjaga asupan makanan

Mengubah kebiasaan makan dengan mengurangi konsumsi makanan instan, olahan, makanan manis, asin, dan berlemak sangat berpengaruh terhadap kesehatan kini dan di hari tua nanti. Kamu akan terhindar dari risiko obesitas, sakit jantung, dan diabetes.

Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan ikan untuk mencukupi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral. Jaga juga porsi makan ideal. Saat akhir pekan tiba, jangan menghibur diri dengan terlalu banyak makan (over eating).

3. Menjaga pola tidur

Selain makanan, menjaga pola tidur yang sehat sejak muda juga sangat diperlukan. Kurangi kebiasaan bergadang dan nongkrong bersama teman dari malam sampai pagi. Usahakan tidur setidaknya 7-8 jam sehari.

Selain itu miliki jadwal tidur yang tetap setiap hari. Kebiasaan ini akan menjaga metabolisme tubuh yang sehat dan menghindarkan kamu dari risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

4. Jauhi alkohol dan produk tembakau

Membatasi konsumsi alkohol akan membantu memperpanjang umur dan menghindarkan kamu dari penyakit yang berhubungan dengan hati, pankreas, dan jantung. Begitu juga dengan menghindari produk tembakau seperti rokok. Mengutip dari situs Healthline.com sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang berhenti merokok pada usia muda dapat memperpanjang usia hingga 8,5 tahun, mencegah penyakit seperti jantung koroner, dan gangguan paru-paru. 

5. Kelola stres

Saat akhir pekan tiba, isi harimu dengan kegiatan-kegiatan yang dapat mengalihkan pikiran dari stres. Stres dapat memiliki banyak pengaruh bagi kesehatan karena dapat bermanifestasi menjadi penyakit dan mempercepat penuaan.

Cobalah berolahraga, yoga, membaca, jalan-jalan, atau mengikuti kursus-kursus dan kegiatan komunitas yang kamu minati untuk mengalihkan pikiran. Biasakan juga untuk bersyukur atas apa yang kamu miliki setiap hari dan selalu berpikiran positif.

Mengadopsi kebiasaan-kebiasaan positif tersebut sejak muda merupakan salah satu langkah perencanaan kehidupan yang lebih baik di masa tua nanti. Kesehatan yang terjaga hingga hari tua akan membuatmu lebih sejahtera dan memungkinkan untuk tetap aktif meski usia tidak lagi produktif.

Selain kebiasaan-kebiasaan tersebut, miliki juga kebiasaan untuk selalu #RencanakanLebih perlindungan kesehatan dan keuanganmu.

Seperti perlindungan yang ditawarkan AXA dalam kampanye “Sehat itu AXA”. Melalui kampanye ini AXA memberikan solusi perlindungan terhadap berbagai risiko kesehatan secara menyeluruh sesuai kebutuhanmu dan di berbagai fase kehidupan kamu. Sejak muda, berkeluarga, hingga di hari tua nanti.

Manfaat perlindungan yang diberikan termasuk perlindungan terhadap berbagai risiko kesehatan hingga usia 100 tahun dan berbagai kebutuhan perawatan kesehatan. Dengan pikiran yang lebih tenang kamu dapat menikmati hidup sepenuhnya. Informasi lebih lanjut klik di sini.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau