Advertorial

Masa Depan Generasi Muda dan Digitalisasi Perbankan

Kompas.com - 05/12/2017, 19:31 WIB

Setiap tahunnya jutaan sarjana dihasilkan dari berbagai perguruan tinggi tanah air. Namun sayangnya jumlah ini terus berkejaran dengan lapangan pekerjaan yang tersedia.  Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) 2015 lalu, Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia mencapai 7,56 juta orang atau 6,18 persen dari 122,4 juta orang angkatan kerja.

Sementara itu, dunia usaha pun harus menghadapi berbagai tantangan, salah satunya berupa era digitalisasi. Untuk merespons perubahan itu, berbagai inovasi pun harus dilakukan agar sebuah perusahaan mampu bertahan.

Itulah salah satu pesan yang disampaikan oleh Wakil Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Armand W Hartono. Armand hadir sebagai pembicara dalam kuliah umum bagi 250 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Kuliah umum bertema “Perkembangan Teknologi Informatika di Era Financial Technology” ini merupakan bentuk komitmen BCA untuk mendukung pendidikan di Indonesia.

Dalam kesempatan itu pula, BCA secara simbolis menyerahkan donasi beasiswa Bakti BCA tahun ajaran 2017-2018.

Kuliah umum dibuka oleh Prof Dr Irawati MS dan turut dihadiri oleh jajaran pejabat BCA. Tampak hadir Allan Sriwulandari Kepala BCA Kantor Wilayah I Inge Setiawati, Executive Vice President CSR BCA, dan Linda Yulia Tanti Kepala BCA KCU Dago.

Armand membagikan pengalaman BCA yang konsisten beradaptasi untuk mengembangkan jaringan dan layanannya di tengah arus era digital. Berbagai platform layanan digital kini pun telah dimiliki oleh BCA, mulai dari internet banking, mobile banking, aplikasi smartphone, hingga sistem e-commerce.

“BCA berupaya menjadi salah satu yang terdepan dalam mengantisipasi dan mengikuti perubahan dan evolusi digital banking” ujarnya.

Adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital ini telah membawa BCA untuk memperkuat bisnis perbankan transaksi. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menyediakan layanan perbankan inovatif yang cepat, mudah, aman, dan nyaman.

“Kami juga terus menghadirkan terobosan baru demi menjadi yang terdepan menyediakan produk solusi perbankan berbasis digital yang hi-tech, user-friendly, dan terintegrasi,” tambah Armand.

Adapun Beasiswa Bakti BCA sudah masuk ke tahun 18 dalam pelaksanaannya . Nominal dan jumlah penerimanya pun terus meningkat. Di tahun 2014, alokasinya mencapai Rp 3,8 miliar (481 mahasiswa) dan meningkat menjadi Rp 4,1 miliar (554 mahasiswa) di tahun 2015 serta Rp 4,25 miliar (587 mahasiswa) di 2016. Tahun ini pun jumlahnya kembali meningkat menjadi Rp 4,45 miliar untuk 636 mahasiswa.

BCA Senantiasa di Sisi Anda

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau