Advertorial

Presdir BCA: Pemimpin Harus Beradaptasi dengan Era Digitalisasi

Kompas.com - 06/12/2017, 13:38 WIB

Perkembangan dunia digital tak pelak membawa sejumlah perubahan di berbagai bidang. Digitalisasi membuat penerapan teknologi menjadi ujung tombak yang menentukan apakah sebuah perusahaan bisa bertahan.

Faktanya, tak sedikit perusahaan yang gulung tikar akibat tidak mampu menyesuaikan diri dengan ekosistem baru yang terus berkembang ini. Industri perbankan menjadi salah satu bidang yang juga terdampak oleh era digitalisasi.

Kemunculan perusahaan rintisan financial technology (fintech) menjadi pesaing tersendiri dalam penyediaan layanan keuangan bagi masyarakat. Belum lagi kekhawatiran soal siklus 10 tahunan yang  membawa krisis ekonomi. Dua hal itulah yang menjadi tantangan dunia perbankan.

Menanggapi hal ini, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja pun menyampaikan pandangannya. Dalam kesempatan Leadership Sharing Session “Infobank Top 100 Bankers”, ia menyatakan bahwa pemimpin dalam dunia perbankan harus mau belajar dan selalu memperbarui pengetahuannya secara rinci tetang teknologi masa kini.

-- -

"Kita sendiri harus betul-betul aktif dan mengenal (teknologi). Dari situ kita baru bisa melihat apa yang dibutuhkan untuk produk bank," ujarnya.

Ia pun membagikan pengalaman BCA dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang teknologi. Tim BCA dengan konsisten terus mengembangkan layanan berbasis teknologi. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan fitur layanan perbankan yang bisa diterima dengan baik oleh seluruh nasabah BCA.

Acara ini digelar di Hotel JW Marriot Jakarta, Selasa (28/11/2017) lalu. Dihadiri oleh berbagai tokoh perbankan dari lembaga ternama, acara ini menjadi wadah diskusi dalam menghadapi transformasi dunia perbankan di masa depan.

Selain Jahja Setiaatmadja, pendiri Lippo Group Mochtar Riady pun turut membagikan pengalamannya dalam menghadapi tantangan dan perubahan di dunia perbankan. Mereka adalah beberapa nama yang hadir dari 100 sosok yang terpilih untuk berdiskusi dalam kesempatan ini. Baik pihak swasta, BPD, maupun BUMN berkumpul untuk bertukar pengalaman dan wawasan dari sudut pandangnya masing-masing.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau