Kilas

Trenggalek Terus Update Tren Investasi

Kompas.com - 07/12/2017, 17:04 WIB
Rencana bangunan anjungan cerdas di area bendungan Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
 Dok. Humas Pemkab TrenggalekRencana bangunan anjungan cerdas di area bendungan Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus memantau perkembangan iklim investasi di wilayah kerjanya. Pengawasan terhadap pertumbuhan ekonomi dan investasi terus dilakukan di kota keripik tempe itu. 

"Monitoring dan supervisi bidang penanaman modal itu penanaman modal itu penting untuk mengetahui perkembangan investasi," kata Kepala Seksi Pengendalian dan Pelaporan Penanaman Modal Magtoum Hidayah, Rabu (6/12/2017).

Kegiatan berkala itu melibatkan masyarakat dan pemilik usaha. Melalui kegiatan tersebut, perkembangan ataupun peluang-peluang baru dalam dunia usaha dapat diketahui secara detail.

Baca: E-Perizinan Mulai Dijalankan Tahun Depan

Pemerintah juga mendorong para pengusaha untuk berinvestasi sesuai aturan. Sosialisasi peraturan dilakukan agar para pengusaha baru mengetahui semua jenis persyaratan dan prosedur yang harus dipenuhi dalam pendirian usaha.

"Informasi mengenai perkembangan investasi ini yang penting, apa tren usaha atau usaha apa yang mendominasi di Trenggalek. Informasi tersebut dibutuhkan oleh para pengusaha lawas maupun pengusaha-pengusaha baru," katanya.

Sejumlah daerah menjadi target pemantauan penanaman modal tersebut, antara lain Kecamatan Gandusari yang terkenal di bidang usaha percetakan genting maupun batu bata.

Air Terjun Urang Kambu di kawasan wisata Banyu Nget Kabupaten Trenggalek Air Terjun Urang Kambu di kawasan wisata Banyu Nget Kabupaten Trenggalek

Sementara itu, Kecamatan Tugu diproyeksikan menjadi salah satu lokasi atau pusat pertumbuhan ekonomi baru. Mengingat di wilayah tersebut akan ada bendungan yang tentunya berpotensi sebagai destinasi wisata.

"Selain itu, juga ada proyek nasional anjungan cerdas, sebagai rest  area di wilayah selatan," ujarnya. (KONTRIBUTOR TRENGGALEK/ SLAMET WIDODO)