Advertorial

Fokus dan Atur Agenda dengan Cara Ini agar Senantiasa Produktif

Kompas.com - 08/12/2017, 15:01 WIB

Istilah “waktu adalah uang” memang sudah tak lagi asing di telinga. Sebagai hal yang tak bisa diputar kembali, setiap detik adalah hal yang tak bisa ditukar dengan apapun.

Pentingnya waktu pun juga diakui oleh tokoh revolusi Amerika Serikat Benjamin Franklin yang mengatakan waktu adalah investasi yang sangat berharga.

Pendapat mengenai pentingnya mengelola waktu pun disampaikan oleh para ahli. Menurut mereka, satu jam perencanaan dapat menghemat waktu produktif sebanyak tiga hingga empat jam setiap harinya. Pengelolaan waktu yang tepat juga diklaim mampu menghindarkan seseorang dari stres. Namun sekali lagi, manfaat ini hanya bisa didapatkan oleh mereka yang pandai mengatur agenda.

Meskipun tidak serta merta bisa dilakukan dalam satu malam, mengatur agenda bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Misalnya dengan tidak membiarkan meja kerja dalam keadaan berantakan. Meskipun ‘organized mess’ itu tidak menghalangi pekerjaan, namun keadaan meja yang bersih dan rapi dapat membuat seseorang lebih produktif. Hal itu didukung dengan hasil penelitian Princeton University yang mengungkap bahwa fokus akan berkurang dan otak akan terus bekerja bila melihat hal yang berantakan.

Biasakan pula untuk membuat rencana kerja yang sederhana. Meskipun terdengar kuno, menulis daftar pekerjaan di catatan dengan warna berbeda sesuai prioritas tetap menjadi cara yang efektif. Jaga agar daftar pekerjaan itu tetap sederhana. Sebelum berlanjut ke pekerjaan lainnya, pastikan sebuah pekerjaan sudah dilakukan dengan benar agar tidak perlu mengerjakannya dua kali.

Percaya atau tidak, mengecek email yang masuk justru bisa menurunkan produktivitas kerja. Menyisiri kotak masuk tidak akan membuat pekerjaan selesai. Lebih baik beri tanda pada email yang penting, dan buat pengaturan berdasarkan prioritas email yang harus direspon.

Sesibuk apapun, selalu sempatkan diri untuk makan siang. Mengganti makan siang dengan camilan di meja hanya akan meningkatkan energi selama 20 menit. Setelahnya, konsentrasi dan tenaga akan kembali turun. Akibatnya, produktivitas pun bisa terhambat.

Jika sudah mengadopsi langkah-langkah tersebut, selanjutnya biasakan diri merencanakan agenda untuk esok hari. Sebelum tidur, susun agenda kerja besok berdasarkan prioritas. Namun, cara-cara itu akan percuma jika tidak dibarengi dengan kesadaran diri.

Pelajari betul apa kelemahan diri sendiri dan cari cara untuk mengatasinya. Jangan lupa untuk selalu memeriksa hal penting yang harus dilakukan esok hari. Dengan melakukannya, otomatis mental pun sudah siap untuk menghadapi hari esok.

 

Sumber: Smart-money.co

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau