Kilas

PDI-P "All Out" Menangkan Gus Ipul - Azwar Anas di Pilkada Jatim

Kompas.com - 12/12/2017, 14:56 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memastikan akan all out memenangkan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Abdullah Azwar Anas di Pilkada Jatim 2018.

Selain menggerakkan mesin partai di seluruh DPC PDI-P se-Jatim, seluruh komponen partai dari pengurus DPP hingga seluruh kepala daerah akan diturunkan dalam kampanye nanti.

"Bukan hanya Bu Megawati yang akan turun, tapi semua pengurus DPP dan semua kepala daerah termasuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga akan turun sebagai jurkam," kata Sekretaris PDI-P Jatim, Sri Untari, Selasa (12/12/2017).

Bagi PDI-P, kata perempuan yang juga Sekretaris Pemenangan Gus Ipul - Azwar Anas ini, Jatim adalah provinsi yang wajib dimenangkan dalam pilkada. "Banyak alasannya, selain memang sudah kandang banteng, Jatim adalah tempat kelahiran Bung Karno, bapak proklamator bangsa," jelasnya.

Tim pemenangan di internal PDIP akan dikomandani langsung oleh Wasekjen PDIP Ahmad Basarah, yang berada di bawah intruksi Sekjen PDIP, Hasto Kristyanto.

Struktur tim pemenangan juga disusun hingga tingkat DPC PDI-P se-Jatim. "Dari DPC terus ke bawah hingga ke anak cabang di tingkat kecamatan," ucapnya.

PDI-P bersama PKB juga akan mendata tim relawan yang saat ini sudah ada. Tim relawan ini akan mengekor pada kedekatan emosional dengan PDI-P atau dengan PKB.

"Misalnya, relawan yang basisnya nasionalis, nanti mereka akan berkonsolidasi dengan PDI-P. Begitu juga yang agamis akan berkoordinasi dengan PKB," kata dia. (KONTRIBUTOR JAWA TIMUR/ACHMAD FAIZAL)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau