Advertorial

PGN SAKA Kembangkan Model Kampung Berseri bersama Masyarakat

Kompas.com - 19/12/2017, 11:17 WIB
- --

PGN SAKA bersama mitra pendamping telah berhasil menerapkan Program Penyehatan Sanitasi Komunitas yang menghasilkan model kampung Berseri (Bersih, Sehat, dan Ramah Lingkungan). Wilayah diterapkannya program tersebut ada di Kompleks Manyar, yakni Desa Manyarejo, Desa Manyar Sidomukti, dan Desa Manyar Sidorukun.

Program yang diawali pada 20 November 2016 silam itu telah berhasil membuat lingkungan permukiman penduduk di wilayah tersebut kini menjadi semakin hijau, bersih, dan asri. Jalannya program diawali dengan dengan kegiatan pembekalan atau penguatan kapasitas para kader penggerak masyarakat.

Program dimulai dengan kegiatan Lokalatih Pengelolaan Lingkungan Terpadu yang bertema “Berdaya dengan Kelola Sampah Menuju Kampung Berseri (Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan)”. Kegiatan tersebut diikuti oleh 60 perwakilan masyarakat dari wilayah sasaran program yaitu Desa Manyarejo, Desa Manyar Sidomukti, dan Desa Manyar Sidorukun.

Geliat pengelolaan sampah menjadi semakin meluas di Kompleks Manyar sejak saat itu. Tidak hanya lingkup RT saja, geliat pengelolaan sampah sudah mencapai lingkup desa. Kini sudah berdiri empat unit bank sampah dengan memanfaatkan lahan kosong milik warga atau desa.

-- -

Pengelolaan bank sampah juga sudah dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Satu unit bank sampah yang ada di Desa Manyarejo dikelola oleh karang taruna. Dua unit di Desa Manyar Sidomukti dikelola oleh kader dan pengurus kampung. Satu unit lainnya yang berlokasi di Desa Manyar Sidorukun dikelola oleh ibu-ibu PKK.

Warga juga dapat memanfaatkan sampah menjadi tabungan melalui bank sampah ini. Sampah organik dikelola dengan metode bak terbuka dalam bentuk rumah kompos, Komposter Takakura, dan Komposter RAM (Rotary Active Microorganism) yang tersebar di ketiga desa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengelolaan lahan pekarangan untuk budidaya sayur dan toga juga dikemas dalam bentuk taman toga, model vertikultur, model aquaponik, dan hidroponik yang sebagian besar memanfaatkan barang-barang bekas. Pengemasan tersebut dilakukan agar mudah diterapkan, memiliki nilai ekonomis, dan turut memperindah lingkungan permukiman warga.

Keberhasilan perubahan oleh masyarakat tersebut tercermin dari banyaknya apresiasi yang telah didapatkan. Salah satu buktinya adalah disabetnya gelar juara I Kategori Pratama oleh Kampung Singo Desa Manyar Sidorukun untuk Pemukiman Berwawasan Lingkungan Tahun 2017 dalam event Gresik Berhias (Bersih, Hijau, dan Asri).

Salah satu kader di Desa Sidorukun bernama Udin turut menyampaikan akan banyaknya ilmu yang didapatkan. Secara spesifik Udin berterima kasih atas berbagai teknologi lingkungan yang telah diajarkan oleh para pendamping komunitas sebagai mitra PGN SAKA. 

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.