Kilas

Sandi "4.444" dan Dukungan Para Bu Nyai untuk Gus Ipul - Azwar Anas

Kompas.com - 19/12/2017, 17:29 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Dukungan untuk pasangan cagub dan cawagub Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Azwar Anas jelang Pilkada Jatim 2018 terus mengalir dari berbagai kalangan.

Bukan hanya dari kalangan kiai, bahkan kelompok isteri kiai (Bu Nyai) juga mencatatkan dukungan untuk pasangan yang diusung PDIP dan PKB itu.

Uniknya dukungan dari para Bu Nyai itu kompak memakai sandi 4.444. Bilangan angka itu untuk menggambarkan jumlah dukungan para Bu Nyai untuk pasangan Gus Ipul - Azwar Anas.

Namun bagi Gus Ipul, angka 4.444 tidak sekedar menggambarkan jumlah dukungan. Angka 4.444 adalah jumlah bacaan Sholawat Nariyah yang jika dibaca rutin oleh umat Islam dipercaya akan membawa kebaikan.

"Bagi saya 4.444 itu jumlah bacaan Sholawat Nariyah yang akan membawa kebaikan," kata Gus Ipul, Sabtu (16/12/2017).

Pada Jumat (15/12/2017), 4.444 Bu Nyai Pengasuh Pesantren, mubalighah, tokoh penggerak dan aktivis perempuan NU se-Kabupaten Jember menyatakan ikrar dukungan kepada Gus Ipul - Azwar Anas.

Pembacaan Ikrar dilakukan di Pesantren Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah, Bangsalsari Jember. Selain dihadiri para Bu Nyai, ikrar kali ini juga dihadiri puluhan Kiai se-Kabupaten Jember. Bu Nyai Makkiyah dan Nyai Djuwairiyah Fawaid pengasuh Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo, juga KH Idris Hamid dari Pasuruan juga hadir dalam acara ini.

Ada lima poin ikrar yang dibacakan yakni, pertama, berpegang teguh pada aqidah atau ajaran, nilai dan tradisi Islam Ahlussunah Waljamaah. Senantiasa setia dan tunduk pada keputusan Nahdlatul Ulama.

Kedua berkomitmen untuk senantiasa menjaga dan menciptakan situasi dan kondisi Jatim yang aman dan kondusif serta pemilu yang damai dan bermartabat.

Ketiga bersedia menyatukan langkah dan tekat bergerak bersama satu komando satu barisan dalam mengawal dan mendukung pasangan Gus Ipul - Azwar Anas.

Keempat bersedia berperan aktif dan siap lahir batin untuk memenangkan pasangan Gus Ipul - Azwar Anas di Pilkada Jawa Timur 2018.

Sementara poin kelima, pantang menyerah dan putus asa serta akan berdiri di garda terdepan dalam mengawal kemenangan Gus Ipul - Azwar Anas di Pilkada Jawa Timur 2018.

Bu Nyai Makkiyah, pengasuh pesantren yang ada di Situbondo, Pamekasan, dan Sumenep, mengaku akan tegak lurus mendukung Gus Ipul untuk menjadi gubernur Jatim menggantikan Soekarwo, sesuai amanat para kiai NU.

"Sekarang sudah saatnya wakil NU menjadi gubernur Jatim karena sejak kemerdekaan tidak pernah ada wakil NU menjadi Gubernur Jatim. Apalagi Gus Ipul ini tidak meminta jadi gubernur, tapi Gus Ipul ini maju cagub karena diperintah para Kiai-Kiai sepuh se Jawa Timur," kata dia.

Ikrar 4.444 Bu Nyai dan tokoh perempuan pendukung Gus Ipul -Azwar Anas sebelumnya juga pernah digelar di Pesantren Walisongo, Panji, Situbondo, dan Ponpes KH Syaichona Cholil Kabupaten Bangkalan, Madura. (KONTRIBUTOR JAWA TIMUR/ACHMAD FAIZAL)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau