Advertorial

Trik Sederhana agar Sukses Menghadapi Psikotes Kerja

Kompas.com - 19/12/2017, 18:52 WIB

Dalam sebuah proses perekrutan kerja, tahapan pertama dimulai dengan tes psikologis. Setiap kandidat harus melewati psikotes yang beragam, mulai dari menjawab soal pilihan berganda, menghitung, atau menggambar. Banyak orang yang tak sepenuhnya paham apa yang dilihat dari tes ini, terutama tes menggambar.

Namun ternyata psikotes menggambar bukan mengukur sebagus apa gambar yang dibuat. dalam tes ini, yang dinilai adalah guratan, goresan, dan detail dari hasil gambar. Melalui gambar itu, perusahaan bisa mendapatkan gambaran mengenai kepribadian, ketelitian, dan ketahanan kerja masing-masing kandidat. Agar sukses melewati tes ini, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan.

Ketika diminta untuk menggambar orang, gambarlah sesuai dengan sesuai jenis kelamin. Meskipun tak pandai menggambar, usahakan untuk menggambar figur manusia secara utuh. Jangan menggambar orang dalam bentuk sketsa atau kartun. Gambarkan semua anggota tubuh mulai dari rambut, kepala, badan, hingga kaki. Jangan lupa untuk menggambar detail jari, alis, dan mata. Dari sini perusahaan bisa melihat seberapa detail kandidat dalam bekerja.

Figur orang yang digambar juga harus dilengkapi dengan identitas profesi berupa atribut pakaian atau aksesoris. Gambarkan pula sosok itu sebagai cerminan masa depan ketika sudah bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap perusahaan calon perekrut.

Posisi, garis dan ukuran pun menyiratkan pesan tersendiri dalam sebuah gambar. posisikan gambar tepat di tengah kertas, jangan di pinggir. Perhatikan juga tekanan garis pada gambar karena tiap tekanan garis memiliki makna sendiri. Sebaiknya hindari penekanan di bagian wajah karena menunjukkan sifat rendah diri. Buatlah gambar yang proporsional saat menggambar figur tersebut.

Selain berbagai trik di atas, persiapan fisik adalah hal utama yang harus dilakukan. Pastikan cukup istirahat dan sarapan sebelum tes. Meskipun terlihat sederhana, psikotes membutuhkan kondisi yang prima agar mental siap dan fisik pun bugar. Dengan demikian, tes bisa dihadapi dengan konsentrasi penuh dan tanpa gangguan karena lapar atau mengantuk akibat kurang istirahat.

Sumber: smart-money.co

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau