Advertorial

Kartu ATM Hilang? Blokir Saja Lewat Smartphone

Kompas.com - 26/12/2017, 09:47 WIB

Jika biasanya Anda harus segera menelepon costumer service atau pergi ke kantor cabang bank cuma untuk memblokir kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang hilang, sekarang tak perlu repot seperti itu lagi, karena Bank Central Asia (BCA) sudah menyediakan cara lebih praktis.

Ada dua cara yang dapat dilakukan, baik itu melalui m-BCA di ponsel pintar (iOS dan Android) atau dengan mengunjungi situs KlikBCA Individual yang juga bisa diakses tanpa smartphone. Jangan lupa, pastikan fasilitas internet yang Anda miliki memang berfungsi dengan baik sebelum menggunakan dua cara tersebut.

Melalui m-BCA, Anda dapat Login ke aplikasi BCA Mobile. Lalu, pilih menu m-Admin dan klik Blokir Kartu ATM. Tekan OK, ketika muncul keterangan nomor kartu, jenis kartu, dan disclaimer pada layar  smartphone. Masukkan PIN m-BCA, tekan OK, dan nanti akan muncul pemberitahuan blokir kartu ATM telah berhasil.

Sedangkan untuk memblokir ATM melalui KlikBCA Individual, setelah Login pilih menu administrasi. Klik Blokir Kartu ATM, isi tanggal lahir guna memverifikasi kemanan data. Setujui pemblokiran setelah muncul data kartu yang terhubung dengan KlikBCA Individual, klik tombol kirim. Akan muncul pemberitahuan bahwa pemblokiran ATM berhasil dilakukan.

Dua cara cepat pemblokiran ATM ini dapat Anda nikmati sekarang juga. Segera datang ke kantor cabang BCA terdekat untuk mulai dapat menggunakan aplikasi BCA mobile dan KlikBCA Individual. (Adv)

-- -

Sumber : smart-money.co

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau