Advertorial

Lima Cara Jay-Z Membangun Kerajaan Bisnis

Kompas.com - 26/12/2017, 21:45 WIB
- --

Tahun ini, Jay-Z meluncurkan album musikal 4:44. Bertepatan dengan usia 44, musisi dengan nama asli Shawn Carter ini kian mengukuhkan posisi dan kesuksesannya di belantika musik internasional.

Sebagai musisi, Jay-Z masuk ke dalam daftar artis hip-hop terkaya versi Forbes dengan kekayaan mencapai 180 juta dolar AS. Dia juga seorang investor untuk perusahaan rintisan Tidal, yang sudah lebih dari 10 kali disuntik dana oleh Jay-Z, yang kini valuasi harganya mencapai 600 juta dolar AS.

Kejayaan materi tersebut tentunya tak lepas dari kerja keras Jay-Z. Bukan impian cuma-cuma yang didapatkan begitu saja, dia sudah mulai merintis jalan menuju sukses itu sejak tahun 1996.

Untuk Anda yang juga punya mimpi membangun kerajaan bisnis, ada lima pelajaran berharga dari Jay-Z yang sangat layak ditiru, dirangkum dari CNBC. 

Wajib Percaya Diri

Karena ditolak oleh perusahaan rekaman, Jay-Z bersama dua rekannya mendirikan perusahaan rekaman Roc-A-Fella dan merilis album pertama Reasonable Doubt pada tahun 1996.

Jay-Z kemudian ditawari kontrak musik oleh Def Jam Kevin Liles, tapi dia enggan menandatanganinya dan lebih memilih menjual setengah saham Roc-A-Fella senilai 1,5 juta dolar AS. Tujuh tahun kemudian, sisa saham perusahaan itu dibeli oleh Def Jam seharga 10 juta dolar AS dan Jay-Z menjadi CEO di sana selama tiga tahun. 

Jeli Meraih Peluang

Jay-Z membeli seperlima saham klub basket NBA, Nets, pada 2003. Kemudian, dia turut membantu pindahnya markas klub itu dari New Jersey ke Brooklyn yang merupakan kampung halaman Jay-Z.

Menurut Forbes, investasi awal Jay-Z di klub tersebut senilai satu juta dolas AS.  Saat dia menjual sahamnya tahun 2013, Jay-Z mendapatkan keuntungan 135 persen. 

Keputusan Jangka Panjang

Tahun 2006, bersama perusahaan bir Budweiser, Jay-Z mempromosikan album Kingdom Come. Sepuluh tahun kemudian, kerja sama itu masih terjaga dan Budweiser menjadi sponsor utama acara tahunan Jay-Z, American Festival. 

Lindungi Citra Diri

Jay-Z dan Damon Dash merilis merek baju Rocawear Pada 1999. Delapan tahun kemudian, Jay-Z menjualnya seharga 204 juta dolar AS kepada Iconix Brand Group. Tetapi, demi menjaga nama baiknya, Jay-Z tetap ambil bagian sebagai pengawas kreatif di Rocawear. 

Tak Lupa Kegiatan Sosial

Sukses secara materi saja tak cukup bila tak diimbangi kedermawanan sosial. Karena itulah Jay-Z menjadi donatur untuk organisasi Color of Change dan Southerners. Dua organisasi ini fokus membantu mereka  yang mendekam di penjara tetapi tak terbukti bersalah. 

Sumber: smart-money.co