Advertorial

Sudah Siap dengan Profesi Baru di Era Robot dan Mesin?

Kompas.com - 27/12/2017, 11:19 WIB

Ragam bisnis yang terus mengarah pada digitalisasi, membuat robot semakin mendapat perhatian. Elektronifikasi, juga membuat banyak perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Sebagaimana hasil dari sebuah riset, menyatakan bahwa dalam 10 tahun ke depan setidaknya 40 persen pekerjaan manusia akan digantikan robot dan mesin.

Kondisi tersebut, berarti bakal menggiring manusia agar lebih kreatif demi bertahan dalam pekerjaan. Bahkan, akan muncul profesi-profesi baru yang diciptakan manusia sebagai bentuk adapatasi terhadap era robot.

Spesialis Pengubah Iklim

Perubahan iklim sudah menjadi perhatian khalayak sejak 1980. Kondisi ini membuat profesi Climate Change Reversal Specialist alias si ahli pembalik perubahan iklim, memiliki peluang profesi yang bagus di masa depan. Mereka bertugas mengembalikan atau memperbaiki ekosistem hutan tropis dan dasar lautan.

Pengacara Sosmed

Profesi Social Media Lawyer akan sangat dibutuhkan di masa depan, karena setiap tahun ada sekitar 5,8 juta kejahatan siber. Saat ini, bahkan tiap 45 menit , dilaporkan terjadi kasus bullying dan trolling di Facebook dan Twitter. Para pengguna internet perlu dibela saat diintimidasi, dan itulah tugas utama pengacara sosmed.

Spesialis Pengurus Lansia

Profesi Old-Age Wellness Manager akan menjadi sangat penting, sebab pada 2030, diprediksi manusia yang berusia di atas 65 tahun akan berjumlah sekitar 12 persen dari total populasi bumi. Untuk itulah profesi ini ada, demi menjembatani kebutuhan klien terhadap kesehatan, transportasi, tempat tinggal, dan lainnya.

Petani

Akan muncul para petani yang spesifik menangani modifikasi genetik. Mereka menggunakan teknologi dan teknis agrikultur, untuk menghasilkan pangan yang lebih bagus serta meningkatkan hasil panen. Prediksi ini didukung oleh hasil riset yang menunjukkan bahwa pada 2030, pangan hasil modifikasi genetik akan ramai dijual di pasaran.

Teknisi kaki palsu

Teknisi kaki palsu akan memiliki peluang besar, karena pada 2027 diprediksi bahwa prostetik akan dibuat agar bisa dikendalikan pikiran. Kecanggihan ini akan membuat penanganan pada disabilitas berubah total.

Sutradara Virtual Reality (VR)

Teknologi VR bukan saja akan merajai video games, seiring perkembangannya peluang pembuatan film untuk VR juga terbuka lebar. Bila tertarik, Kamu bisa memilih profesi sutradara VR ini di masa depan.

Neuro-enhancer

Di masa depan, manusia diprediksi akan mengandalkan bantuan pil khusus agar tetap memiliki fokus tinggi. Keberadaan pil tersebut akan membuat profesi di bidang farmasi menjadi sangat menarik.

Time broker

Tugas utama profesi ini adalah mengurus jual-beli waktu. Memang sangat unik, sebab di masa depan, nilai waktu akan lebih berharga ketimbang uang. Kamu dapat menjual atau menukar waktu untuk mendapatkan suatu hal yang diinginkan.

Atlet E-Sport

Sebenarnya, profesi ini sudah marak sejak sekarang. Tingginya minat pada games online dan olahraga elektronik (e-sport) akan membuat pemain profesional semakin mendulang rezeki. 

bca27-12

Sumber: Smart-money.co

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau