Advertorial

5 Tips Bijak Mengatur Penggunaan Kartu Kredit

Kompas.com - 28/12/2017, 11:31 WIB

Natal dan tahun baru dapat menjadi waktu yang tepat untuk liburan dan berbelanja. Hal ini dikarenakan para pelaku bisnis biasanya memanfaatkan momen tersebut untuk cuci gudang dan memberikan diskon besar-besaran pada semua pelanggan.

Kebutuhan masyarakat biasanya cenderung meningkat saat hari raya. Terlebih, para pekerja biasanya mendapatkan tunjangan hari raya (THR) dan bonus akhir tahun. Mereka pun memiliki kesempatan untuk membeli barang yang diidamkan.

Meskipun demikian, ada sebagian karyawan yang tidak memperoleh THR atau bonus tahunan karena kebijakan masing-masing perusahaan. Dalam kondisi ini, mau tidak mau beberapa pihak memanfaatkan kartu kredit sebagai solusi liburan akhir tahun atau berbelanja, mengingat  banyaknya diskon besar bertebaran.

Bila digunakan dengan bijak, kartu kredit bisa menjadi teman. Namun, kartu kredit akan menjadi beban yang terus menghantui jika tidak dikendalikan dengan baik. Nah, sebelum memanfaatkan kartu kredit, hendaknya Anda perlu memperhatikan beberapa tips berikut.

Jangan Tergiur dengan Promo Semua Barang

Promo akhir tahun memang sangat menggoda. Banyak pula yang kebablasan belanja, padahal limit kartu kredit sudah jelas tampak. Oleh karenanya, kendalikan pembelanjaan Anda. Pikirkan tagihan akhir tahun agar tidak mengganggu tagihan di tahun berikutnya. 

Hitung kemampuan pembayaran sebelum berbelanja dengan menggunakan kartu kredit. Jika ingin melakukan cicilan nol persen, pahami skema dan aturannya terlebih dahulu. Bandingkan harga dengan seksama karena sebuah barang yang sama bisa jadi berharga lebih murah di tempat lain.

Jangan Anggap Kartu Kredit sebagai Sumber Dana Tambahan

Beberapa orang berpikiran bahwa kartu kredit merupakan sumber dana tambahan. Misalnya saja, seseorang memiliki tabungan satu juta rupiah dan kartu kredit berlimit satu juta rupiah. Ia beranggapan bahwa dana yang dimiliki meningkat hingga 2 juta rupiah. Padahal, anggapan itu keliru.

Dari situasi demikian, Anda sebenarnya hanya memiliki uang senilai satu juta rupiah. Jadi, mulai dari sekarang, pikirkan kartu kredit semata sebagai media pembayaran non-tunai sementara.

Gunakan Hanya untuk Cicilan 0% atau Mendapatkan Poin Rewards

Tidak sedikit kartu kredit yang menawarkan cicilan nol persen. Namun, ada baiknya Anda perlu membandingkan terlebih dahulu sebelum mengajukan cicilan tanpa bunga. Meskipun berembel-embel cicilan nol persen, harga yang ditawarkan biasanya sedikit lebih mahal. 

Selain itu, gunakan kartu kredit hanya untuk pembelanjaan yang menawarkan poin reward. Poin ini nantinya dapat Anda ditukarkan dengan berbagai penawaran dari kartu kredit, mulai dari fasilitas menunggu di lounge bandara kelas satu hingga diskon pembelian barang-barang tertentu di toko yang telah bekerja sama dengan penerbit kartu kredit.

Jangan Pernah Meminjamkan atau Membagikan Kode CVV Kartu Kredit kepada Orang Lain

Beberapa kasus kebobolan kartu kredit terjadi karena kelalaian penggunanya sendiri. Misalnya saja kartu kredit dipinjamkan kepada orang lain yang tidak bertanggung jawab ataupun pernah dipakai untuk transaksi online tanpa mengetahui keamanan situs yang diakses. 

Untuk mencegah kerugian di lain hari, pastikan untuk memberikan PIN atau verifikasi ganda dalam penggunaan kartu kredit. Melalui langkah tersebut, penyalahangunaan kartu kredit dapat diminimalisir. Anda juga perlu mengetahui beberapa merchant online terpercaya agar data Anda benar-benar terenkripsi saat melakukan transaksi online.

Pemakaian teknologi OTP (One Time Password) saat bertransaksi dapat menjadi pilihan yang aman digunakan. Teknologi ini langsung mengirimkan kode unik ke handphone anda melalui sambungan pesan singkat. Anda pun tidak perlu khawatir saat menggunakan kartu kredit virtual atau kartu kredit bank lain karena semua dilakukan dengan cara yang lebih aman ketimbang kartu kredit konvensional.

Pilih Tenor paling Singkat

Skema tenor (jangka waktu) cicilan biasanya dimulai dari 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan. Namun, ada pula cicilan yang memiliki tenor lebih panjang misalnya tenor untuk kredit kendaraan bermotor. Jika Anda terpaksa menggunakan kartu kredit dengan skema cicilan, pilihlah tenor yang paling cepat atau singkat. Dengan demikian, Anda tidak perlu terbebani dengan pikiran untuk selalu membayar setiap bulan.

Semakin lama tenor yang Anda pilih, semakin besar bunga yang dibayarkan. Dengan situasi demikian, Anda pun harus bisa mengatur strategi untuk membayarnya tanpa harus mengalami keterlambatan atau kekurangan dana.

Pertimbangkan Barang yang Dipilih Sebelum Membelinya secara Kredit

Sebelum membeli secara kredit, pertimbangkan urgensi barang yang dipilih secara seksama. Jika Anda bisa menundanya, lebih baik tabung sejumlah uang dalam kurun waktu tertentu untuk membelinya secara tunai. Namun, bila Anda harus segera membeli barang yang diinginkan, Anda pun bisa mencoba kredit instan tanpa syarat kartu kredit ataupun tanpa membayar DP.

Melalui Kredivo, Anda bisa mendapatkan pinjaman dana dalam waktu singkat dan membeli barang impian Anda dari berbagai e-commerce merchant yang menjadi partner Kredivo. Tanpa dipusingkan dengan berbagai persyaratan aplikasi kartu kredit yang sulit, Anda pun bisa segera membeli barang yang diinginkan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau