Kilas

Panen Padi di Subang hingga Maret 2018

Kompas.com - 06/01/2018, 20:09 WIB

SUBANG, KOMPAS.COM - Memasuki awal 2018, produksi padi di Kabupaten Subang, Jawa Barat cukup berlimpah. Pasalnya,  di berbagai tempat sejak Desember 2017 hingga memasuki Minggu I Januari 2018, selalu  ada panen.

"Hampir setiap hari di desa-desa wilayah Subang dilakukan panen," kata Heri Haperi Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Kecamatan Pabuaran saat mengunjungi lokasi panen padi bersama-sama Tim dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian di desa Pringkasep, dan Desa Salam Jaya Kecamatan Pabuaran, kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (6/12/2018).

Sebelumnya Tim dari BKP juga menyaksikan panen di Desa Bantarsari, Kecamatan Cijambe.

"Dari panen yang kita saksikan ini, hampir di beberapa kecamatan di Kabupaten Subang juga melakukan panen," tambah Heri.

Beberapa lokasi panen yang sudah dilakukan antara lain adalah, Minggu I di Desa Pringkasap  70 ha, di Desa Salamjaya 70 ha, dan di Desa Pabuaran 63 ha.

"Setiap minggu para petani melakukan panen seluas 15 ha. Bahkan pada  pada Minggu ke IV diperkirakan mencapai 30 hektar, sehingga total panen seluruhnya di Kecamatan Pabuaran panen Januari mencapai 263 ha," jelas Heri.

Sementara itu, menurut Penyuluh Pertanian THL Kecamatan Pabuaran, Dedy, panen tahun ini menurutnya lebih bagus dibanding tahun sebelumnya.

"Berkat bantuan  Kementerian Pertanian, khususnya benih padi Ciherang, Inpari 33, dan Mekonga, produksi sekarang mampu mencapai 7 ton per hektar," ujarnya.

"Padahal sebelumnya hanya sekitar 3 ton/ha," tambah Dedi yang mempunyai wilayah binaan di Desa Pabuaran dan Desa Kedaung, Kecamatan Subang, Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Asep Heryana mengatakan bahwa di wilayahnya diperkirakan akan terus ada panen.

"Sejak bulan Desember telah dilakukan panen di beberapa kecamatan, dan diperkirakan akan terus panen sampai bulan April 2018," kata Asep. 

Asep juga memastikan Kabupaten Subang setiap tahunnya mengalami surplus beras, sehingga berkontribusi cukup besar dalam penyediaan beras di Provinsi Jawa Barat.  

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau