Advertorial

Berani Rem Kebiasaan Anak Jajan Sembarangan, Ini Manfaatnya

Kompas.com - 30/01/2018, 10:22 WIB

Segala jenis makanan dan minuman dingin dengan pemanis dan pewarna, goreng-gorengan berbumbu, atau permen dan kembang gula kapas adalah kudapan kesukaan anak-anak. Meski rasanya lezat, jajanan semacam ini punya dampak serius terhadap kesehatan anak.

Jika anak-anak Anda tergolong kerap mengonsumsi jenis makanan ini, pastikan Anda memberi pengawasan lebih. Pasalnya, jajanan ini begitu mudah ditemui anak-anak. Di mal banyak, di depan sekolah juga ada. Akibatnya, anak-anak pun kerap menggunakan uang sakunya untuk jajan camilan-camilan lucu nan menggiurkan ini.

Ketika jajan camilan manis dan gurih di mal atau depan sekolah menjadi kebiasaan, boleh jadi akan ada dampak buruk yang mengikuti. Misalnya saja, anak jadi enggan makan sayur-sayuran dan buah-buahan karena rasanya tak seenak jajanan tersebut.

Padahal kandungan gizi pada jajanan tersebut mungkin tidak lebih baik dibanding sayur dan buah. Kadar gula dan kalorinya cukup tinggi, belum lagi campuran bahan berbahaya yang tidak kita ketahui. Artinya, jika dikonsumsi secara berlebih, anak berpotensi terkena risiko obesitas, kerusakan gigi, atau gangguan kesehatan lainnya.

Mungkin Anda sebagai orangtua tak tega saat melihat anak merengek saat minta dibelikan camilan, sementara di saat yang sama juga harus mengerem kebiasaan ini. Namun, ada baiknya Anda berani membiasakan keluarga, khususnya anak-anak, mengonsumsi camilan yang sehat dan bergizi. Kuncinya, Anda mesti kreatif membuat dan menyediakan kudapan sehat dan nikmat, seperti contoh di bawah ini.

Kreasi unik sayur dan buah

Pastikan Anda selalu memberi asupan sayur dan buah untuk anak. Sebab, tubuh anak memerlukan mineral dan serat yang ada pada dua jenis makanan ini. Oleh sebab itu, anak-anak harus dibiasakan  mengkonsumsi sayur dan buah secara berkala.

Masalahnya, kadang si kecil susah makan sayur dan buah karena rasanya kadang pahit dan tak senikmat jajanan di luar. Orangtua mesti putar otak untuk berkreasi sehingga camilan sehat berbahan dasar sayur dan buah terasa enak di lidah.

Contohnya, buatlah salad berisi buah potong, seperti apel, pir, atau melon, lalu tambahkan yogurt vanilla rendah lemak sebagai pendampingnya. Seperti ditulis Kompas.com, Senin (11/9/2017), menurut ahli gizi dari Seattle Sutton's Healthy Eating Rene Ficek, RD kandungan protein plus antioksidan dari buah-buahan akan membuat anak tetap kenyang hingga makan malam.

Atau, buatlah muffin wortel apel untuk si kecil. Resepnya banyak tersebar di internet, sehingga memudahkan Anda untuk menguliknya. Camilan ini tentu mengenyangkan dan menyehatkan karena memiliki manfaat nutrisi, seperti antioksidan, lemak sehat, serat, potassium, dan vitamin C. Soal rasa, tentu pas dengan lidah anak-anak.

Usaha ekstra untuk manfaat jangka panjang

Perlu usaha ekstra memang untuk memilih dan membuat camilan sendiri buat anak. Namun, jerih payah untuk #BeraniLebihSehat itu tidak akan pernah sia-sia. Justru, Anda bisa jadi orangtua hebat karena bisa membiasakan diri dan anggota keluarga untuk #BeraniLebihSehat dengan mengerem kebiasaan jajan sembarangan.

Semua usaha ekstra itu akan memberi manfaat besar untuk kesehatan anak di masa kini sampai masa yang akan datang. Lakukanlah gaya hidup sehat dengan konsisten, siapa tahu cara Anda bisa menginspirasi keluarga lainnya.

Menjalani gaya hidup sehat secara tekun sejak dini sama juga artinya dengan berinvestasi pada perlindungan kesehatan di masa yang akan datang. Hal itu tentu penting, sebab tenang rasanya bila bisa selalu merasa sehat sampai puluhan tahun yang akan datang.

Meski demikian, kita tetap tak bisa memprediksi kapan datangnya sakit. Jadi, bila perlu tambah perlindungan kesehatan pada diri dan keluarga dengan layanan asuransi kesehatan Cigna.

Cigna menyediakan layanan perlindungan kesehatan untuk keluarga yang #BeraniLebihSehat melalui produk Cigna Family Care.

Produk asuransi kesehatan ini dapat melindungi hingga 5 orang tertanggung, yang terdiri dari lima anggota keluarga inti, yakni kepala keluarga, pasangan dan tiga orang anak. Pertanggungan tersebut tergabung di dalam satu polis dengan satu premi.

Peserta juga akan mendapat kemudahan lainnya melalui fasilitas cashless saat Anda atau keluarga membutuhkan perawatan di rumah sakit. Dengan fasilitas ini, Anda tak perlu membayar uang muka atau biaya administrasi terlebih dahulu.

Sebagai informasi, manfaat yang dapat dirasakan berupa manfaat harian perawatan rumah sakit, perawatan ICU, rawat jalan setelah perawatan rumah sakit, pembedahan, pendampingan saat di rumah dan perjalanan, serta telekonsultasi keluarga.

Ayo, mulai biasakan jalani gaya hidup sehat dan lindungi kesehatan Anda untuk merasakan manfaatnya di masa kini dan masa yang akan datang. Ketahui informasi lebih lengkap mengenai perlindungan kesehatan keluarga dari asuransi Cigna dengan klik tautan ini

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau