Kilas

Saat Gus Ipul Mengaji Bareng Para Gus

Kompas.com - 30/01/2018, 14:15 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Keberadaan majelis dzikir dan shalawat diyakini berkontribusi bagi terciptanya kerukunan di tengah masyarakat. Selain karena tradisi baik yang diwariskan oleh para guru dan ulama, keberaadaan majelis-majelis akan menjadi tali pengikat persaudara di antara umat Islam.

Demikian diungkapkan Calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) Senin malam (30/1/2018) saat menghadiri acara berjudul Gebyar Sholawat dan Doa bersama untuk Jawa Timur Guyub dan Rukun. Acara ini juga dihadiri para anggota Asparagus atau Asosiasi Para Gus se Jawa Timur.

Secara berkelakar, calon gubernur koalisi PKB, PDI-P, PKS dan Gerindra ini menyapa para putra kiai dan ulama ini dengan sebutan Ikatan Gus Gus Indonesia (IGGI).

"Ini masalah rahmat dan ridha Allah. Hadir di majelis ini amat terasa suasana guyub rukun saling bersama saling peduli. Tak ingin pisah antara kita. Susana kebersamaan yang luar biasa," ujar Gus Ipul.

Dalam kesempatan ini Gus Ipul mengutip kisah ketika Allah SWT ingin bolak balik bumi. Tapi kiamat itu ditunda karena ada tiga kelompok. "Pertama, masih banyak yang mau datang ke masjid untuk salat i'tikaf dan berdoa," kata Gus Ipul.

Kedua kata Gus Ipul, orang yang menahan diri untuk tidak saling caci dan menghindari konflik. Ketiga, masih ada yang bangun malam untuk salat tahajud.

"Gus Gus dan Ning-Ning telah mengajak ummat untuk menciptakan kebersamaan. Acara-acara seperti ini ikut berikan kontribusi dalam masyarakat untuk ketenteraman dan ketenangan masyarakat. Banyak majelis shalawat dan dzikir di Jatim yang ikut bantu terciptanya suasana yang kondusif di tengah masyarakat," kata Gus Ipul. (KONTRIBUTOR JAWA TIMUR/ACHMAD FAIZAL)


Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau