Kilas

Puti Soekarno Blusukan ke Pasar Besar Ngawi

Kompas.com - 04/02/2018, 19:42 WIB


NGAWI, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno menggelar safari politik ke Kabupaten Ngawi, Minggu (4/2/2018). Bersama Bupati Ngawi Budi ‘Kanang’ Sulistyono, Puti menyapa pedagang di Pasar Besar Ngawi.

“Apa kabar ibu-ibu? Semoga dagangan laris,” sapa Puti. 

Ia pun bersalaman dengan para pedagang dan warga di pasar.

“Ini Mbak Puti ya? Selamat datang di Ngawi,” kata seorang pedagang.

Bupati Kanang pun menerangkan, “Masih ingat kan Bapak Ibu? Mbak Puti pernah datang ke Ngawi. Sekarang maju menjadi calon wakil gubernur, mendampingi Gus Ipul. Mohon doa restu warga.”

Tidak canggung, Puti Soekarno menghampiri para pedagang dan berdialog dengan akrab.

“Pasarnya bersih dan layak. Pak Kanang menjadi contoh kepala daerah yang sukses. Banyak kemajuan selama beliau memimpin,” kata Puti.

Puti mengaku datang ke Pasar Besar Ngawi untuk memantau harga kebutuhan pokok, sayur-sayuran, dan komoditas lainnya.

“Tadi saya juga tanyakan ke pedagang, bagaimana kehidupan keluarga mereka sehari-hari. Syukur alhamdulilah, pedagang menjawab baik,” katanya.

Ia pun menyampaikan program kerjanya bersama Saifullah Yusuf bila terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Pada Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) PDI Perjuangan Jawa Timur, Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno berkomitmen mengakselerasi program kerakyatan.

“Gus Ipul dan Saya akan memperkuat dan melindungi pasar-pasar tradisional, bahkan hingga pasar desa. Tiap tahun ada target-targetnya, dan sudah diplot anggarannya,” katanya.

Sebelum blusukan ke Pasar Besar Ngawi, Puti Soekarno mengikuti jalan sehat di alun-alun Ngawi bersama puluhan ribu warga Ngawi.

Di panggung, Puti didapuk untuk memberangkatkan jalan sehat. “Selamat pagi warga Ngawi. Salam sehat untuk semua ya,” kata Puti diiringi senyum.

“Selamat pagi, Mbak Puti,” teriak warga riuh dan serentak.

Saat melakukan jalan sehat, warga berdesakan untuk berjabat tangan dan foto bersama. Puti dan Bupati Kanang melayani dengan sumringah. Selain dari kota, warga juga berasal dari berbagai pelosok desa.

“Senang bisa bertemu dan berfoto dengan cucu Bung Karno,” kata seorang warga usai berfoto.

Menurut Kanang, kegiatan itu wujud kebahagiaan dan kebanggaan warga karena Puti hadir di Ngawi.

Dia mengatakan, Puti adalah sosok yang dicintai rakyat. “Seperti kakek beliau, Bung Karno, yang dekat dengan rakyat dan dicintai rakyat. Juga seperti Pak Jokowi yang menyatu dengan rakyat,” kata Kanang. (KONTRIBUTOR JAWA TIMUR/ ACHMAD FAIZAL)


Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau