Advertorial

Bestla Cloud, Layanan Komputasi Awan dengan Dua Layanan Unggulan

Kompas.com - 14/02/2018, 08:55 WIB
Rizaldy A. Kasih (Managing Director DPT), Susy Guo (Product Marketing Manager), Theo Halsey (Head Presales), Christian Kangean (Commercial Director) Rizaldy A. Kasih (Managing Director DPT), Susy Guo (Product Marketing Manager), Theo Halsey (Head Presales), Christian Kangean (Commercial Director)

Penggunaan cloud computing atau yang juga dikenal dengan komputasi awan tentu sudah tidak asing lagi di mata masyarakat Indonesia. Menurut International Data Corporation (IDC), nilai total pasar cloud di Indonesia mencapai angka 230 juta dollar Amerika Serikat di akhir 2015, dan terus meningkat hingga 378 juta dollar Amerika Serikat di 2017.

Menurut IDC, bahkan rata-rata pertumbuhan industri pasar cloud ini berada di kisaran 22-36 persen per tahun.

Memang dari awal kemunculannya, teknologi komputasi awan ini sudah digadang-gadang menjadi masa depan baik untuk penggunaan perorangan dan juga perusahaan. Teknologi ini memungkinkan Anda pengguna untuk mengakses data yang diperlukan tanpa harus terhubung secara langsung dengan jaringan di mana data tersebut disimpan. Dengan kata lain, Anda bisa mengaksesnya di mana saja.

Sedangkan untuk perusahaan, layanan ini memberikan keuntungan secara ekonomis dengan tidak lagi diperlukan server sendiri. Memiliki server sendiri tentu saja memerlukan biaya. Mulai dari membeli perangkat kerasnya, jaringannya, sampai perawatannya.

Untuk menjaga server yang selalu online 24 jam, Anda akan memerlukan perawatan yang tidak murah. Mulai dari ruangan khusus yang dilengkapi dengan pendingin udara yang juga khusus, listrik yang harus terus menyala, dan lain sebagainya. Dengan menggunakan layanan komputasi awan ini, biaya yang diperlukan menjadi lebih ekonomis ketimbang memiliki server sendiri. 

Duta Pratama Teknologi (DPT) sebuah perusahaan system integrator yang selama ini berfokus pada bisnis enterprise hardware resmi memperkenalkan Bestla Cloud. Bestla Cloud merupakan layanan komputasi awan yang menawarkan dua bagian besar layanan yaitu Infrastructure-as-a-Service (IaaS) dengan layanan yang terdiri dari virtual private server (VPS) dan virtual data center (VDC).

Sedangkan yang kedua adalah layanan Backup and Recovery. Layanan ini terdiri dari cloud backup dan disaster recovery. Layanan ini membuat Anda tidak perlu khawatir data Anda akan hilang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Managing Director DPT Rizaldy Adriansjah Kasih meyakini bahwa layanan ini akan menjadi masa depan bagi perusahaan karena keunggulannya dengan memberikan efisiensi dan efektivitas.

“Saya yakin bahwa masyarakat Indonesia khususnya praktisi IT sangat peka dengan transformasi digital yang pada akhirnya menuntut mereka untuk update dengan teknologi yang memberikan efisiensi dan efektivitas bagi perusahaan dengan harga pintar,” ungkapnya.

Menjaga kerahasiaan data dengan aman

Product Marketing Bestla Cloud Susy Guo menjelaskan bahwa salah satu hal utama yang membuat pelanggan ragu terhadap penggunaan layanan cloud adalah perihal keamanan data, khususnya untuk perusahaan dengan data-data sensitif. Hal ini terkait dengan Peraturan Pemerintah Penyelenggaraan Informasi dan Transaksi Elektronik (PP PITE) yang mewajibkan semua pelayanan publik, penyelenggara sistem elektronik, dan jasa keuangan harus menggunakan data center yang berada di dalam wilayah teritori Indonesia. Di sini Bestla Cloud sendiri menjadi jawaban dalam persoalan tersebut, lantaran Bestla Cloud memiliki data center di Indonesia.

“Layanan dari Besta Cloud ini menjaga kerahasiaan data dengan tidak memberikan akses kepada siapa pun selain pelanggan yang bersangkutan,” jelas Susy.

Menambahkan penjelasan Susy, Head Presales Bestla Cloud Theo Halsey juga meyakinkan bahwa hanya customer sendiri yang memegang kerahasiaan data-data tersebut.

“Bahkan pihak Bestla sendiri pun tidak dapat mengakses data tersebut,” tambah Theo.

Tidak hanya itu, Bestla Cloud juga memiliki enam kemampuannya ini: fleksibilitas dalam pembayaran sesuai penggunaan (pay as you go), SLA uptime 99,9999 persen per tahun, penyederhanaan penggunaan data center, dukungan layanan support 24 jam di mana pun, data center lokal dan internasional.

Tertarik untuk mencoba? Tenang saja, Bestla Cloud juga memberikan kesempatan free trial agar Anda bisa merasakan lebih dulu keunggulan dari layanan komputasi awan ini. Jika perusahaan Anda ingin  mendapatkan informasi lebih lanjut atau mencoba free trial Bestla Cloud, silakan email ke bestlacloud@dp-teknologi.co.id