Kini ada yang berbeda pada tampilan kemasan dari produk-produk So Good. Hal tersebut dikarenakan pada tanggal 27 Februari 2018 bertempat di Jakarta, PT So Good Food meluncurkan kemasan baru untuk lebih memperkuat brand image sekaligus menyatakan komitmen kuat bahwa So Good adalah merek produk yang berkualitas.
Selain peluncuran kemasan produk yang baru, juga diadakan pembahasan mengenai topik hidup sehat melalui gizi seimbang dengan mengundang pakar-pakar di bidang nutrisi. Pakar bidang nutrisi yang hadir di acara tersebut antara lain adalah Maria Harfanti selaku Duta Gizi Japfa Foundation dan Profesor Hardinsyah selaku Ketua Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan PERGIZI Pangan) Indonesia.
Pembahasan topik pentingnya asupan gizi dan protein hewani
-Asupan gizi seimbang merupakan hal yang penting bagi para generasi muda untuk menunjang pertumbuhannya. Hal tersebut diungkapkan oleh Maria Harfanti. Ia menyatakan bahwa manfaat dari mengonsumsi gizi seimbang dapat langsung dirasakan, di antaranya adalah mendapat berat badan ideal, kinerja kognitif yang baik, serta terhindar dari berbagai penyakit berbahaya.
Sementara itu Hardinsyah menyatakan bahwa asupan gizi yang penting adalah protein hewani. Menurutnya protein hewani penting bagi tubuh di antaranya adalah membantu pertumbuhan, memperbaiki sel tubuh yang rusak, meningkatkan daya tahan tubuh, dan membentuk otak serta sel darah merah.
Hardinsyah menjelaskan bahwa protein hewani dapat ditemukan di daging ayam, daging sapi, ikan, dan telur. Selain itu ia juga menjelaskan perihal kebutuhan ideal asupan protein per hari bagi keluarga Indonesia yang telah disosialisasikan oleh pemerintah. Estimasi kebutuhan gizi ideal yang dimaksud adalah:
Pemenuhan kebutuhan protein hewani di Indonesia tidak lepas dari peran PT So Good Food yang terus mendukung peralihan kebiasaan masyarakat untuk mengonsumsi makanan kaya protein. Sejak berdiri tahun 1999, So Good selalu menghadirkan beragam produk berkualitas tinggi yang selain lezat, higienis, praktis, dan harganya terjangkau, juga kaya akan kebaikan protein hewani.
Kesaksian mengenai bagusnya kualitas produk So Good turut diungkapkan oleh Maria Harfanti saat berkunjung ke pabrik So Good di Cikupa, Banten. Menurutnya selain kandungan proteinnya baik, produk-produk So Good dibuat dari daging pilihan yaitu tanpa proses suntik hormon, bebas formalin, dan tanpa bahan pengawet. Pengolahannya pun dilakukan secara higienis dengan cara modern dan melalui ketatnya pengawasan mutu.
Hal senada juga disampaikan oleh Hardinsyah. Ia menyampaikan bahwa dirinya telah memeriksa kualitas produk pangan hewani dari So Good dan memastikan bahwa produk-produk tersebut telah memenuhi standar utama yaitu diolah dari daging segar, kemasannya baik dan untuk, disimpan sesuai suhu atau petunjuk pada label, hingga ada jaminan halal dari MUI, serta tidak kedaluwarsa.
Penjelasan logo baru So Good
-Penjelasan mengenai perubahan logo baru So Good dilakukan oleh Soegiono selaku Kepala Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Baru dari PT So Good Food. Mengenai tampilan logo baru, Soegiono menjelaskan bahwa tidak ada perubahan pada logo sebelumnya karena sudah lama diterima konsumen yang bermakna kualitas sangat baik.
Perubahan tampilan pada kemasan baru produk-produk So Good dilakukan dengan mempertajam logo lama tersebut melalui pemberian lingkaran warna emas yang berarti kepercayaan. Oleh karena itu logo tersebut kemudian memiliki makna keseluruhan bahwa So Good ingin terus menjaga kualitas dan tetap tepercaya.
Kemudian latar belakang warna hijau memiliki makna segar dan alami. Logo tersebut dapat diterjemahkan bahwa So Good ingin memberi pembaruan yang segar dan dinamis untuk setiap inovasi. Selanjutnya terdapat simbol-simbol dalam lingkaran hijau untuk memperlihatkan ahli-ahli dan berbagai hal yang menginspirasi So Good dalam menciptakan produk-produk berprotein baik dan berkualitas. Simbol-simbol tersebut di antaranya:
Tidak hanya logo, kini product story juga hadir pada setiap kemasan So Good yang menjelaskan mengenai manfaat produk bagi keluarga Indonesia. Slogan So Good pun berubah dari “So Good is Very Good” menjadi “Lebih Baik So Good”. Slogan tersebut selain lebih nasional, juga bermakna bahwa So Good memiliki kualitas lebih baik lagi melalui kebaikan dan kelezatan protein hewani melalui produk-produknya bagi keluarga Indonesia.