Advertorial

Cari Motor Matic Bekas? Berikut Rahasia Langsung dari Dealer

Kompas.com - 01/03/2018, 19:10 WIB

Motor matic menjadi kendaraan yang sangat diminati belakangan ini. Dengan kelihaiannya untuk menerjang macet, motor menjadi salah satu solusi yang dicari masyarakat untuk menghemat waktu dan mengirit kantong. Tidak heran permintaan akan kendaraan satu ini terus meningkat dari tahun ke tahun.

Bicara irit, motor bekas tipe low end kini kian dilirik. Apalagi jika harga yang ditawarkan menarik. Namun, di tengah maraknya penipuan dalam kasus jual beli, masyarakat harus cerdas dalam memilih.

Suryanto, seorang pemilik 3 cabang dealer Istana Makmur Motor yang sudah 18 tahun berkecimpung di dunia jual beli motor membagikan pengetahuannya agar para calon pembeli motor mendapatkan motor dengan teknologi dan performa mesin yang baik.

Apa saja keuntungan membeli motor matic low end bekas? Pertama, pembeli tidak perlu ganti plat nomor. Kedua, dealer menyediakan garansi mesin dan servis gratis selama proses kredit motor. Ketiga, harga motor matic low end bekas masih jauh lebih bersahabat ketimbang yang baru.

Bagaimana dengan performa mesin motor matic low end bekas? Suryanto menjelaskan bahwa sebelum menjual motor bekas ke pasaran, dealer akan menyeleksi dan memeriksa kualitas mesin dan suku cadang. Hal tersebut untuk memastikan motor yang akan dijual dalam kondisi baik. Buat para dealer, harga motor di pasaran sebenarnya bukan ditentukan dari merek namun lebih berdasarkan kepada kondisi motor bekas tersebut.

Suryanto menjelaskan, motor bekas yang ia beli dari proses lelang atau perorangan tidak jarang kondisi suku cadang sudah kurang baik atau tidak orisinal. Kerap ia pun harus menggantinya dengan yang baru dan orisinal.

Umumnya calon pembeli lebih memperhatikan kondisi body motor. Mereka beranggapan apabila body motor dalam kondisi baik, otomatis begitu pula dengan mesinnya. Suryanto mengatakan motor yang kondisinya masih baik adalah motor yang kilometernya masih sedikit. Salah satu cara untuk mengeceknya adalah dengan mengecek piringan rem depan.

Nah, sebelum memutuskan untuk membeli motor matic low end, pastikan kembali bahwa kondisi mesin dalam keadaan baik. Hal-hal berikut dapat langsung dilakukan calon pembeli untuk mengecek kondisi mesin motor:

  1. Baut-baut motor. Apabila motor pernah diperbaiki atau dibongkar, baut di luar mesin akan diganti atau sudah terlihat lebih tumpul.
  2. Kilometer motor. Motor dengan kilometer yang sedikit (di bawah 10.000 km) berarti jarang dipakai atau masih dalam kondisi terbaik mesin.
  3. Suara mesin. Calon pembeli dapat meminta petugas dealer atau penjual untuk menyalakan mesin. Suara mesin yang masih halus membuktikan bahwa performa mesin masih baik.

Setelah menyimak tips diatas, jangan ragu untuk melirik motor matic low end bekas sebagai solusi menerjang kemacetan. Bagi yang mengutamakan mesin handal dan irit bahan bakar, motor matic low end yang sudah dikenal seperti Yamaha Mio dan Honda Beat bisa menjadi pilihan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau