kabar ketenagakerjaan

Inilah Pesan Menaker untuk Para CPNS Kementerian Ketenagakerjaan

Kompas.com - 07/03/2018, 14:44 WIB

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri menyampaikan beberapa pesan khusus kepada 152 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan  hasil seleksi tahun 2017.

“Saat ini, sistem di pemerintahan semakin transparan. Oleh karena itu, semua PNS menjunjung tinggi, menjaga integritas dan harus memiliki daya saing yang tinggi,” ujarnya saat memberikan pembekalan CPNS di Kantor Kemnaker Jakarta pada Selasa, 6 Maret 2018.

Pada sisi lain, CPNS juga harus menjadi pribadi yang tampil di atas standar. Hanif mencontohkan kebiasaan bangun tidur lebih awal dari orang lain di pagi hari.

“Misalnya yang lain bangun jam 5 pagi, Kita harus bangun lebih dulu dari mereka dan melakukan aktivitas yang akan meningkatkan daya saing Kita,” terangnya.

Selanjutnya, ia juga mengingatkan para CPNS agar perlu mengedepankan profesionalisme serta memliki prinsip sebagai pelayan masyarakat, bukan dilayani.

“Orientasi pemerintah saat ini sudah bergeser, dari yang dilayani menjadi melayani. Posisi Kita sebagai pelayan rakyat harus lebih nampak. Mencari solusi dan menyelesaikan masalah itu harus lebih nampak,” pesan Hanif.

Salah satu cara untuk memberikan pelayanan yang maksimal adalah dengan membangun kerja sama yang baik. Oleh karenanya, Menaker berpesan agar para CPNS dapat membangun kerja sama, sinergi dan kolaborasi.

“Kita bekerja dalam sebuah tim, ada tim besar dan tim kecil. Akan tetapi ini adalah satu kesatuan. Komitmen yang bagus diperlukan supaya jalannya suatu instansi bisa secara cepat,” jelasnya.

Selain itu, Hanif juga memaparkan kecenderungan generasi muda yang tidak terkotak pada pola pikir tertentu serta lebih imaginatif dan inspiratif. Berangkat dari hal itu, CPNS perlu bekerja dengan inovasi dan terobosan.

Pada dasarnya, bekerja secara inovatif tidaklah sulit. Kuncinya, menurut Hanif, adalah membiasakan diri keluar dari zona nyaman dan rutinitas serta mau bekerja dengan cara lain untuk menemukan hal baru.

Memasuki era persaingan yang cukup ketat, berinovasi sangat menentukan eksistensi. Hanif memaparkan, “Kalau Kita tidak berinovasi, Kita akan wassalam. Sekarang jamannya bersaing. Gunakan instrumen yang bisa mendukung pekerjaan, misalnya teknologi.”

Terakhir, Menaker memotivasi para CPNS agar mereka bekerja dengan sepenuh hati dan semangat belajar terus menerus.

 “Jangan bekerja karena tugas, tapi hati Anda berjarak dengan pekerjaan itu. Lakukanlah pekerjaan Anda dengan passion dan semangat yang tinggi,” pungkas Hanif.

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau