Advertorial

Jadilah Semakin Sehat dengan Berwisata ke Okayama

Kompas.com - 08/03/2018, 15:42 WIB

Jika Anda jenuh dengan rutinitas harian di perkotaan, maka travelling menjadi salah satu opsi untuk menghilangkan kejenuhan tersebut. Namun apakah Anda juga tahu apabila travelling juga bisa menjadi salah satu pilihan agar Anda semakin sehat? Kampanye kesehatan “Okayama Health Tourism” dapat Anda temukan saat berkunjung ke Jepang, tepatnya di Prefektur Okayama.

Ada banyak destinasi wisata terkenal yang bisa ditemukan di Prefektur Okayama. Tempat wisata terkenal tersebut yaitu Okayama Castle dan Korakuen Garden dengan pemandangan empat musim yang menawan, Kurashiki Townscape, serta buah-buah musiman seperti persik dan anggur muscat.

(Okayama Castle dan Korakuen Garden) (Okayama Castle dan Korakuen Garden)

Berbicara mengenai akses, menuju Okayama dari Bandara Internasional Kansai juga sangat mudah. Cukup gunakan JR Kansai Wide Area Pass, Anda bisa naik kereta Shinkansen ke Okayama dengan waktu tempuh sekitar 45 menit dari Osaka. Nantinya Anda akan menemukan sebuah proyek baru di Okayama yaitu "Okayama Health Tourism" yang merupakan proyek bagi warga negara mana saja untuk bisa menikmati Okayama dengan tema "enjoying healthy".

Kansai Wide Area Pass Kansai Wide Area Pass

Wisatawan yang beragama Islam pun tidak perlu ragu untuk berkunjung ke Jepang. Terdapat tanda "Peach Mark" di tiga kota yaitu Kota Okayama, Kota Maniwa, Kota Kibichuo bagi wisatawan Muslim agar dapat dengan nyaman berwisata di daerah ini. Ada dua jenis tanda “Peach Mark” yang bisa ditemukan di tiga kota tersebut, yakni:

Peach Mark I Peach Mark I

Peach Mark I:

Pada restoran                : Ada menu berbahasa Inggris dengan tampilan pictogram. Menu makanan tidak mengandung babi.

Pada penginapan          : Staff bisa berbahasa Inggris. Ada sajadah dan kompas untuk menentukan arah kiblat yang bisa dipinjam.

Produk                           : Ada komposisi bahan baku dalam bahasa Inggris. Tidak mengandung babi.

Peach Mark II Peach Mark II

Peach Mark II:

Ikon gambar ini menunjukkan bahwa kondisi Peach Mark I telah terpenuhi, tetapi dengan nilai plus yaitu:

Pada restoran                : Ada menu vegetarian, barang-barang non-alkohol sekaligus tidak mengandung babi, ada komposisi tentang bahan baku makanan dengan bahasa Inggris, serta tampilan kalori.

Pada penginapan          : Jika diperlukan, ruangan salat bisa disiapkan. Dekat rumah sakit dengan staff yang bisa berbicara bahasa Inggris. Terdapat juga peralatan kesehatan.

Produk                           : Merupakan sayuran. Untuk produk makanan, terdapat tampilan jumlah kalori.

Tampilan ikon gambar yang gampang dimengerti seperti Peach Mark ini juga akan sangat memudahkan orang Indonesia terutama yang beragama Islam untuk dapat melakukan perjalanan wisata dengan aman dan nyaman tanpa perlu mengkhawatirkan aspek kehalalan di tempat tujuan.

Jika Anda ingin menikmati salju, terdapat "Yuzan Snow Love Festival" di kota Maniwa yang diadakan pada tanggal 3 Februari dan 4 Februari 2018. Anda bisa bermain ski, salju, lalu Anda juga dapat bermain di dalam kamakura (igloo), serta lilin-lilin indah yang menghiasi malam hari. Anda bisa menandai acara ini sebagai acara salju yang bisa Anda nikmati di Jepang tahun depan.

- -

- -

- -

(Souzan Snow Love Festival) (Souzan Snow Love Festival)

Satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari Jepang adalah musim saat bunga sakura bermekaran. Okayama pun memiliki banyak tempat bagi Anda untuk melihat dan menikmati keindahan bunga sakura saat sedang bermekaran. Pada artikel berikutnya, akan disampaikan informasi tentang bunga sakura.

Bagi yang ingin pergi ke prefektur Okayama, Jabato International Tours & Travel, agen perjalanan di Indonesia, menjual paket wisata ke daerah Okayama.

PT. JABATO INTERNATIONAL TOURS & TRAVEL
Gedung SUMMITMAS II, Lantai 3,
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62
Jakarta 12190
Tlp : +62 (0)21 520 2091

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau