Advertorial

Pengaruh China yang Signifikan bagi Dunia

Kompas.com - 21/03/2018, 18:16 WIB

Peribahasa China kuno menyebutkan “Pendidikan merupakan sebuah kotak emas yang akan menjadi sebuah kunci untuk membangun sebuah bangsa, menciptakan pemimpin dan melatih rakyatnya terampil”.

China memiliki keunikan tersendiri dalam hal pendidikan. Negeri tirai bambu ini mampu bertahan karena memiliki sistem pendidikan yang mampu membangun suatu peradaban yang praktis sehingga peradaban itu tidak mudah hancur.

Perubahan yang dialami China sangat berarti. Perkembangan ekonomi dan kemajuan yang dialami sangat dikagumi dunia dan dihormati oleh banyak kalangan. 

Hal ini dilihat dari sisi ekonomi yang begitu luar biasa. Bahkan negara adidaya seperti Amerika sendiri merasa gentar dengan perekonomian China.

Pesatnya kemajuan perekonomian China, ditambah dengan besarnya jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 1,5 miliar jiwa membuat berbagai industri raksaksa dunia berlomba-lomba membenamkan investasinya di sana. Alhasil, bahasa Mandarin kini menjadi bahasa internasional kedua setelah Bahasa Inggris.

Mengulas mengenai semakin pentingnya bahasa Mandarin, suka tidak suka sangat terkait dengan kebangkitan China yang sangat drastis mulai tahun 1990-an. Belum lagi kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologinya yang juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan seiring dengan laju pertumbuhan ekonominya yang sangat tinggi.

Jika melihat secara awam, China memang berkembang pesat dalam bidang industri komunikasi, komputer, hingga berbagai barang elektronik. Saking pesatnya perkembangan negeri tersebut, sampai-sampai ada kepercayaan yang beredar di masyarakat bahwa “semua barang yang ada di dunia buatan China”.

Untuk dapat berinvestasi di negara tersebut, penguasaan bahasa Mandarin menjadi amat penting karena kelancaran bisnis berawal dari kelancaran berkomunikasi. Bahasa Mandarin juga digunakan oleh lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia sehingga mempelajari bahasa ini akan memungkinkan kita berkomunikasi lancar dengan seperlima populasi dunia.

Era globalisasi telah membuat masyarakat semakin sadar pentingnya mempelajari bahasa asing, termasuk bahasa Mandarin. Kemampuan bahasa asing dijadikan sebagai suatu persiapan demi meningkatkan kompetensi saat memasuki dunia kerja. 

Kesadaran itu membuat banyak orang Indonesia tertarik kuliah di China. Untuk itu, tak ada salahnya belajar bahasa Mandarin demi menambah kemampuan bahasa asing yang dimiliki.

Untuk memperkenalkan seluk-beluk pendidikan di China, Cerdas Bangsa College (CB) kembali menyelenggarakan pameran pendidikan (Study in China Exhibition 2018) yang bertajuk “Study in China: Great Education, Great Business Opportunities!”.

Acara pameran ini merupakan acara tahunan Cerdas Bangsa College. Kota-kota yang pernah dikunjungi antara lain Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Bandung, Pekanbaru, dan Yogyakarta. Untuk tahun-tahun mendatang, CB akan mengunjungi lebih banyak kota lagi.

CB telah berdiri sejak 17 tahun yang lalu dan telah dipercaya oleh ribuan orangtua untuk memberangkatkan putra-putri mereka bersekolah di China. Cerdas Bangsa College dipimpin oleh Prof. Maharani Ph.D., orang Indonesia pertama yang mendapat gelar doktorat dari China, serta memperoleh gelar profesor dari tiga universitas ternama di China.

Pameran tahun ini diselenggarakan di dua kota, Medan dan Jakarta. Di Medan, pameran ini berlokasi di Grand Aston City Hall Hotel, Sabtu, 24 Maret 2018 pukul 12.00-19.00. Sementara di Jakarta, pameran akan digelar di Harris Hotel Kelapa Gading, Minggu, 25 Maret 2018 pukul 13.00-19.30.

Pameran ini dihadiri oleh banyak universitas top dari China, seperti Nankai University, Beijing Jiaotong University, University Science and Technology of Beijing, Beijing Language of Culture College, Xi’An Jiaotong University, Tianjin University, Shanghai Normal University, Shaoyang University, Guangxi Teachers Education University, Shanghai University, Huaqiao University, Jinan University, East China Normal University, dan Raffles Jakarta.

Selama pameran berlangsung, pengunjung bisa melakukan konsultasi langsung dengan perwakilan dari universitas, mendapat promo-promo selama pameran, kesempatan meraih beasiswa di pameran dan subsidi biaya hidup.

Selain itu, pengunjung juga bisa memperoleh bebas biaya pengurusan proses administrasi dan diskon lainnya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, mengikuti seminar gratis beasiswa di China, dan mengetahui berbagai macam keuntungan yang ditawarkan dengan bersekolah di China.

Agar tidak ketinggalan informasi yang lebih lengkap, silakan hubungi nomor 081287036362 melalui WhatsApp, Facebook @cerdasbc, Instagram @cerdasbangsa, dan kunjungi situs www.cerdasbangsa.co.id.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau