Advertorial

Toyota Yaris di Dunia Balap Nasional

Kompas.com - 23/03/2018, 14:00 WIB



Jakarta, KOMPAS.com - Toyota Yaris merupakan hatchback yang punya banyak prestasi, terutama di dunia balap nasional dan internasional. Ajang di luar negeri, seperti Toyota Gazoo Racing, hingga Wolrd Rally Championship (WRC), serta di dalam negeri mengikuti balapan Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM).

Bersama Toyota Team Indonesia (TTI) dan juga para pebalap seperti Haridarma Manoppo, sampai Alinka Hardianti, Toyota Yaris selalu mendominasi ajang balapan bergengsi ISSOM, yang diadakan rutin setiap tahun di Sirkuit Internasional Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Setiap tahun, selalu mengantongi prestasi termasuk tahun lalu Toyota Yaris yang dikendarai Haridarma berhasil unggul dari para pebalap lain dengan catatan waktu 22 menit 26,111 detik.

Prestasi itu bahkan menjadikan Haridarma sebagai pebalap tidak terkalahkan dalam dua putaran kejurnas Indonesia Touring Car Championship (ITCC) 1.600 MAX menggunakan Toyota Yaris. 

Toyota Yaris di tangan Alinka juga memperoleh prestasi gemilang, tahun lalu berhasil mendapatkan posisi ke empat dan mengalahkan beberapa pebalap lain dengan perolehan waktu 23 menit 5.572 detik. Pencapaian itu sekaligus mengikat jauh dari round pertama di mana Alinka mendapatkan urutan ke delapan.

Para pebalap TTI menilai bahwa Toyota Yaris ini mampu memenuhi ekspetasi dalam mengikuti setiap ajang balap nasional maupun internasional. Hatchback jagoan Toyota ini begitu lincah dan mumpuni diajak bermanuver, bahkan sampai tingkat kesulitan yang sangat tinggi.

Balapan tahun ini, para pebalap TTI akan langsung mengendarai New Yaris yang baru diluncurkan pada Februari 2018. 

Menurut Memet Djumhana, Chief Engineering Toyota Team Indonesia (TTI) bahwa selain livery baru, sektor jantung pacu New Yaris juga baru sehingga bisa lebih maksimal dalam mendapatkan prestasi di tahun ini.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau