Advertorial

Hadir di Indonesia, New Yaris Banjir Fitur Kekinian

Kompas.com - 03/04/2018, 23:46 WIB

Jakarta, KOMPAS.com –  Toyota New Yaris hadir di Indonesia pada Februari 2018 lalu, dengan wujud eksterior dan kenyamanan interior anyar, dibanding dengan sebelumnya. Menawarkan banyak keunggulan, Yaris terbaru ini sudah siap untuk diboyong konsumen dalam negeri. 

Tak hanya mencuri perhatian lewat konsep desain baru yang lebih sporty dan berjiwa muda, Yaris juga dilengkapi dengan banyak fitur. Selain untuk menunjang kenyamanan dan demi mendapatkan sensasi fun to drive, fitur-fiturnya juga memberikan rasa aman. 

Salah satu fitur menarik yang disematkan yaitu paddle shift yang menambah sensasi sporty, membantu pengemudi merasakan pergantian gigi bagai seorang pembalap. Ada juga mode berkendara Sport dan Eco, yang keduanya hanya tersedia pada varian TRD Sportivo. 

Kemudian lebih dari itu, demi menghadirkan peace of mind kepada pemilik, New Yaris hadir dengan Top Class Safety yang tersedia pada semua grade.  Mulai dari 7-SRS Airbag yang terdapat pada driver, driver knee, passenger, side L+R, curtain L+R. 

Lalu ada juga vehicle tability Control (VSC), Hill-Start Assist (HSA), Seatbelt warning untuk pengemudi dan penumpang, dan Emergency Brake Signal (TRD Grade). Ada juga 3-point seatbelt untuk semua penumpang serta Whiplash Injury Lessening. 

Kemudian pada sistem pengeremannya, disematkan juga Anti-lock Braking System (ABS), yang dilengkapi dengan teknologi Electronic Brake Distribution (EBD), dan Brake Assist (BA) yang berguna untuk membantu pengemudi ketika membutuhkan bantuan rem di kondisi khusus, demi memberikan keamanan dan keselamatan. 

Jadi meski punya segudang fitur dibanding Yaris lawas, Toyota Indonesia hanya sedikit saja menaikkan harganya, Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta saja. Harga termurahnya varian E MT Rp 235,4 juta dan termahalnya TRD Sportivo CVT Rp 275,9 juta.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau