kabar mpr

Saaf Zulkifli Hasan Bicara Doa dan Kesederhanaan Seorang Ibu

Kompas.com - 04/04/2018, 13:39 WIB

Ketua MPR Zulkifli Hasan punya pemaknaan sendiri soal istilah 'The Power of Emak Emak. Baginya istilah itu justru merujuk pada kekuatan doa dan kesabaran seorang Ibu 

"Ibu adalah mata air kasih sayang yang tak pernah habis. Kekuatan Ibu ada pada doa dan kesabaran serta keikhlasan untuk anak anaknya," 

Hal ini disampaikan Ketua MPR Zulkifli Hasan saat menyampaikan sambutan kepada ratusan anggota Perempuan Peduli Pembangunan Daerah Indonesia di Nusantara V, Selasa (4/4) 

Zulkifli Hasan bicara tentang kesederhanaan Ibunya yang tak henti mendoakan anak anaknya. "Emak banyak berkorban demi kami. Waktu saya merantau ke Jakarta emak sisihkan tabungannya untuk kami anak anaknya," 

Karena doa ibu lah banyak anak anak desa yang bisa meraih sukses yang dulu sama sekali tak terbayangkan. Termasuk Zulkifli Hasan sendiri 

"Ridha Allah dan Ridha Ibu yang mengantarkan saya sampai saat ini pernah jadi menteri dan sekarang ketua mpr. Doa dari Emak," ungkapnya 

Ia berharap Ibu Ibu bisa menguatkan rasa kebangsaan bagi anak anak sejak dini. "Mari perkuat anak anak kita dengan karakter dan identitas yang berakar dari nilai nilai luhur keindonesiaan kita," tutupnya

Baca tentang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau