Advertorial

Desain Arsitektur dan Area Hijau Jadi Kemewahan Hunian di Yogyakarta

Kompas.com - 06/04/2018, 17:00 WIB

Kemewahan bagi setiap orang berbeda-beda. Ada yang merasa mewah dengan memiliki barang bermerek, ada juga yang merasa mewah dengan makan sebuah hidangan seharga jutaan rupiah. Namun, terlepas dari itu, kita semua pasti setuju bahwa saat ini kemewahan adalah menemukan lahan hijau yang strategis di tengah kota.

Tak dapat dipungkiri, berbagai pembangunan yang dilakukan di perkotaan membuat lahan hijau tergeser dengan kemodernitasan. Berbagai fasilitas modern pun memanjakan masyarakat yang mungkin sedikit melupakan kebutuhan akan udara segar yang berasal dari pepohonan.

Hal yang sama juga terjadi pada hunian. Di zaman ini, banyak orang yang mendapatkan kemewahan dengan tinggal di apartemen atau perumahan dengan keindahan desain arsitekturnya. Mereka pun  mengesampingkan area hijau yang sangat dibutuhkan tubuh.

Oleh sebab itu, mencari hunian yang dekat dengan pepohonan rindang dan memiliki suasana asri menjadi hal yang susah di perkotaan. Hal ini membuatnya menjadi sangat mewah jika bisa mendapatkan hunian dengan desain yang ciamik plus lahan hijau.

Hyarta Ecovillage di Yogyakarta menawarkan hunian mewah dengan lahan hijau yang sangat luas, dimana lebih dari 50 persen luas lahan didedikasikan sebagai area hijau dan fasilitas. Private luxurious residential pertama di Yogyakarta dengan lingkungan yang sangat hijau dibangun untuk menjadi bagian positif dari kota pelajar ini.

Area hijau tersebut menjadi konservasi alam yang akan membantu menurunkan suhu dan mengurangi polusi terutama untuk daerah di sekitarnya. Tentu saja hal ini menjadi sebuah kemewahan tersendiri.

Selain itu, di Hyarta Ecovillage Anda bisa menemukan sungai yang membentang di tengah perumahan. Para penghuni pun bisa memanfaatkan lahan di pinggiran sungai untuk pusat kegiatan, seperti jogging, berjalan pagi, atau bermain dengan keluarga.

Tingkat kemewahan pun semakin meningkat ketika melihat estetika desain arsitekturnya yang ciamik. Rumah di Hyarta Ecovillage di desain oleh arsitek ternama Indonesia, Denny Gondo.

Terkenal dengan desain untuk rumah tinggal mewah, karya-karya Denny selalu memiliki identitas yang otentik, penuh arti, dan tidak berlebihan. Salah satu karyanya adalah Hotel Tentrem. Hotel ini menjadi salah satu hotel dengan desain termewah di Yogyakarta.

Dengan demikian, Anda sudah bisa membayangkan betapa nyamannya tinggal di sebuah rumah mewah dengan konsep penataan dan pemeliharaan lingkungan yang baik. Udara segar pun bisa dinikmati setiap saat tanpa khawatir akan polusi.

Berlokasi di Jl. Laksda Adisucipto KM 8,5 , Yogyakarta, Hyarta Ecovillage mejadi hunian yang bisa mendukung kesehatan seluruh keluarga. Tunggu apalagi?  Segera hubungi (0274) 488100, kunjungi kantor pemasaran Hyarta Ecovillage, atau klik tautan berikut ini. (Adv)

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau